Minggu, 26 Oktober 2014

Presiden: kasus Century `political cost` penyelamatan ekonomi

| 2.876 Views
id kasus century, pemulihan ekonhomi, krisis global, krisis eropa, presiden yudhoyono
Presiden: kasus Century `political cost` penyelamatan ekonomi
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (FOTO ANTARA)
Jika pemerintah tidak bergerak cepat untuk menyelamatkan salah satu bank yang tidak sehat tahun 2008 lalu, maka krisis ekonomi yang mendera Indonesia 10 tahun sebelumnya mungkin akan terulang,"
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa kasus `bailout` Bank Century tahun 2008 lalu adalah biaya politik atau `political cost` untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia.

"Jika pemerintah tidak bergerak cepat untuk menyelamatkan salah satu bank yang tidak sehat tahun 2008 lalu, maka krisis ekonomi yang mendera Indonesia 10 tahun sebelumnya mungkin akan terulang," kata Presiden dalam Rapat Koordinasi Ekonomi di Gedung BRI Jakarta, Jumat.

Namun, akibat dari langkah penyelamatan melalui pemberian penyertaan modal sementara berjumlah Rp6,7 triliun tersebut, pemerintah dalam keterangan Yudhoyono harus membayar biaya politik yang tinggi.

"Biaya politiknya tinggi sekali, sampai setahun pemerintah harus disibukkan oleh hal ini," kata Yudhoyono.

Yudhoyono berbicara dalam konteks peran dunia perbankan dalam perekonomian Indonesia dan dunia yang dia nilai sangat penting dan menentukan.

"Di Indonesia, krisis tahun 1998/1999 terjadi karena perbankan, demikian pula dengan krisis dunia tahun 2008 dan Eropa 2011 lalu," kata Yudhoyono.

Dia mencontohkan krisis di Amerika Serikat tahun 2008 lalu dimulai dari jatuhnya beberapa bank tingkat dunia yang memaksa pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan dana sejumlah 100 miliar dolar AS.
(G005/D012)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga