Jumat, 19 Desember 2014

Presiden: distribusi KUR harus merata semua sektor

| 1.916 Views
id kredit usaha rakyat, kur, pemeratan kur, umkmk, presiden yudhoyono
Presiden: distribusi KUR harus merata semua sektor
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (REUTERS/Daniel Hartley-Allen)
Saat ini memang penerima KUR paling banyak adalah sektor jasa dan perdagangan, persentasenya mencapai 50 persen lebih, oleh karena itu bank-bank penyalur kredit harus mendistribusikan KUR secara lebih merata,"
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan bank-bank penyalur kredit usaha rakyat untuk mendistribusikan kredit tersebut secara lebih merata di semua sektor.

"Saat ini memang penerima KUR paling banyak adalah sektor jasa dan perdagangan, persentasenya mencapai 50 persen lebih, oleh karena itu bank-bank penyalur kredit harus mendistribusikan KUR secara lebih merata," kata Presiden Yudhoyono kepada wartawan seusai memimpin rapat koordinasi dengan perbankan mengenai KUR di Jakarta, Jumat.

Total penyaluran kredit KUR, menurut Presiden Yudhoyono, sejak program tersebut diluncurkan pada 2007 adalah Rp82 triliun dengan debitur 6,8 juta usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi (UMKMK). Untuk penerima KUR di sektor pertanian dan perikanan, ia mengatakan bahwa persentasenya masih di bawah 15 persen.

"Sektor hulu juga masih belasan persen, ini tentu saja harus ditingkatkan agar UMKMK di semua sektor bisa maju dan lebih cepat mengurangi kemiskinan, kalau perlu bank-bank penyalur KUR harus jemput bola di desa-desa," katanya.

Presiden Yudhoyono mengakui bahwa untuk bank penyalur KUR menanggung risiko besar untuk masuk ke sektor hulu dan pertanian sehingga harus dipikirkan jalan keluar agar kredit tidak macet namun juga bisa dinikmati oleh semua sektor.

"Saya sudah berbicara dengan Bank Indonesia mengenai hal ini, harus dipikirkan cara agar kredit tetap aman namun distribusinya juga merata," katanyao.

KUR adalah program pemerintah untuk menggerakkan sektor UMKMK melalui tujuh bank, yaitu Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Negara Indonesia Syariah, Bank Tabungan Negara, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri dan Bukopin.

Sampai Mei 2012, BRI menjadi bank dengan kinerja penyaluran kredit terbaik, dengan total Rp46,6 triliun dengan debitur 7.066.998.

Nilai tersebut jauh melebihi kinerja BNI yang berada di urutan kedua dengan nilai penyaluran kredit sebesar Rp8,1 triliun dengan total debitur 1.591.636 orang.
(G005/N002)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga