Kamis, 31 Juli 2014

Saham Wall Street ditutup menguat

Sabtu, 11 Agustus 2012 06:30 WIB | 4.740 Views
New York (ANTARA News) - Saham-saham bursa Wall Street yang melemah di awal perdagangan, akhirnya ditutup menguat pada Jumat (Sabtu dinihari WIB), ketika debut saham klub sepak bola legendaris Inggris Manchester United nyaris tidak terhindar dari kesulitan setelah IPO.

Pada bel penutupan saham unggulan (blue-chip) Dow Jones Industrial Average naik 42,76 poin (0,32 persen) pada 13.207,95.

Indeks saham S&P 500 menguat 3,07 poin (0,22 persen) menjadi 1.405,87, sedangkan indeks saham-saham teknologi Nasdaq naik tipis 2,22 poin (0,07 persen) menjadi 3.020,86.

Saham mengawali perdagangan dengan lebih rendah di tengah aksi ambil untung setelah meningkat sepekan, dan dirugikan oleh buruknya data ekonomi China.

Beijing mengatakan, ekspor dan impor melambat untuk kedua bulan berturut-turut pada Juli, menyoroti memburuknya kondisi di ekonomi terbesar kedua dunia tersebut.

Saham Manchester United ditutup pada 14.00 dolar AS, nilai untuk 16,7 juta saham mereka, 234 juta miliar dolar pada penawaran umum perdana.

Harganya telah terpangkas pada Kamis dari kisaran 16-20 dolar AS per saham di tengah keraguan tentang potensi keuntungan yang dihasilkan tim dan kekhawatiran atas IPO secara umum sejak kegagalan debut Facebook pada Mei.

Perusahaan ritel, JC Penney, sahamnya melompat 6,0 persen meski laporan triwulanan buruk setelah kepala eksekutifnya mengatakan bahwa perubahan radikal strategi pemasarannya meningkatkan laju perdagangan dan penjualan tokonya.

Goldman Sachs turun 0,6 persen meskipun diberitakan bahwa Departemen Kehakiman tidak akan menuntut bank investasi itu karena pelanggaran yang dituduhkan di pasar sekuritas hipotek yang mengakibatkan krisis keuangan 2007-08.

Di Nasdaq, Facebook naik 3,8 persen dan Research in Motion meningkat 6,2 persen karena spekulasi bahwa IBM tertarik untuk membeli salah satu unitnya.

Saham Yahoo! tenggelam 5,3 persen di tengah kekecewaan investor karena perubahan strategi oleh CEO baru perusahaan Marissa Mayer, termasuk kemungkinan keputusan untuk tidak menyerahkan uang tunai kepada pemegang saham jika pihaknya menjual sahamnya di Alibaba China.

Harga obligasi bervariasi. Imbal hasil Treasury 10-tahun turun menjadi 1,65 persen dari 1,69 persen pada Kamis, sementara pada obligasi 30-tahun datar pada 2,74 persen. Imbal hasil obligasi bergerak terbalik terhadap harga, demikian dikutip dari AFP.

(SYS/A026)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga