Jakarta (ANTARA News) - Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) juga telah mengambil formulir pendaftaran untuk mendaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai calon peserta Pemilu 2014, pada Jumat (10/8).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPRN, Joller Sitorus mengemukakan hal itu dalam keterangan tertulisnya Jakarta, Sabtu.

"Dengan penyerahan formulir pendaftaran ini, maka KPU secara resmi telah mengakui bahwa  PPRN utuh dan tidak ada konflik dualisme kepengurusan. Tindakan KPU ini juga sesuai dengan SK Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-17.A.H.11.01 Tahun 2011 atas pengesahan kepengurusan DPP PPRN 2011--2016," kata Joller Sitorus.

Joller mengatakan dengan diterimanya PPRN sebagai calon peserta Pemilu 2014 oleh KPU, maka proses pendaftaran itu pun harus segera diikuti oleh jajaran pengurus PPRN di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dan kecamatan.

Dengan demikian, seluruh proses tahapan verifikasi calon peserta Pemilu 2014 itu dapat dilalui dengan baik oleh PPRN secara nasional.

Joller mengatakan saat ini kepengurusan PPRN telah ada di 33 Provinsi yang masing-masing memiiki kepengurusan sekitar 80 persen kabupaten/kota di setiap provinsi, sehingga PPRN yakin akan dapat memenuhi seluruh syarat verifikasi sesuai dengan jadwal.

Ketika ditanya apakah gugatan mantan ketua umum PPRN Amelia Yani di PTUN Jakarta akan mengganggu proses verifikasi peserta pemilu nanti? Joller Sitorus menjawab hal tersebut sama sekali tidak.

Alasannya, kata Joller, bahwa parpol yang dapat mengikuti proses verifikasi adalah partai yang telah resmi tercatat dan mendapatkan formulir pendaftaran peserta pemilu yang telah diatur oleh KPU secara tersistem dengan pelaporan online dan profesional.

PPRN telah resmi terdaftar dan mendapat formulir serta telah pula masuk dalam sistem dengan Ketua Umum H Rouchin dan Sekjen Joller Sitorus.(*)