Sabtu, 26 Juli 2014

Rupiah bergerak di area negatif

Senin, 13 Agustus 2012 10:53 WIB | 3.809 Views
Rupiah bergerak di area negatif
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam transaksi antarbank di Jakarta, Senin pagi, sebesar Rp9.475.(ANTARA/Eric Ireng)
Jakarta (ANTARA News) - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin pagi bergerak di area negatif setelah pengumuman defisit neraca pembayaran Indonesia triwulan II 2012, kata analis dari Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih.

Nilai tukar mata uang rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta bergerak melemah sebesar lima poin menjadi Rp9.475 dari posisi Rp9.470 per dolar AS pada Senin pagi.

"Mata uang dalam negeri sedikit melemah terhadap dolar AS merespon defisit neraca pembayaran triwulan kedua tahun 2012," jelasnya.

Ia menjelaskan, dalam hal ini Bank Indonesia sudah mengambil langkah menaikkan suku bunga Fasilitas Diskonto (FasBI) untuk mengantisipasi kemungkinan pelemahan nilai tukar rupiah akibat memburuknya neraca pembayaran.

"BI dan pemerintah mengambil langkah koordinasi untuk mengurangi tekanan terhadap neraca pembayaran," kata dia.

Pengamat pasar dari Bank Himpunan Saudara Rully Nova juga mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih akan berada dalam kisaran sempit karena investor masih mengambil posisi menunggu.

"Langkah investor itu mengantisipasi perkiraan pasar terhadap AS yang akan melakukan pelonggaran kuantitatif (QE) ke-3," katanya.

Menurut dia, investor mengharapkan adanya penerapan kebijakan tersebut karena data ekonomi AS yang cenderung kurang baik.

(KR-ZMF)

Editor: Maryati

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga