Rabu, 27 Agustus 2014

Rupiah Selasa pagi melemah 10 poin

Selasa, 14 Agustus 2012 10:02 WIB | 1.814 Views
Rupiah Selasa pagi melemah 10 poin
Refleksi pria mengantre menukarkan uang di gerai penukaran uang, Jakarta. (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)
Jakarta (ANTARA News) - Perdagangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Selasa pagi bergerak melemah sebesar 10 poin merespon pertumbuhan ekonomi Jepang dan Uni Eropa (UE) di bawah ekspektasi.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Selasa pagi bergerak melemah 10 poin menjadi Rp9.475 dibanding posisi sebelumnya senilai Rp9.465 per dolar AS.

"Mata uang rupiah melemah terhadap dolar AS merespon data pertumbuhan ekonomi Jepang dan UE yang di bawah ekspektasi," kata analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan, ekonomi Jepang untuk kuartal ke dua 2012 tumbuh 1,4 persen dibanding tahun lalu pada periode sama, pertumbuhan itu di bawah ekspektasi yang sebesar 2,3 persen.

"Perlambatan ekonomi Jepang itu karena melemahnya permintaan dari Uni Eropa disertai dengan menguatnya mata uang yen, sehingga ekspor Jepang turun baik dari sisi volume dan daya saing harga barang Jepang," kata dia.

Analis Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan, pekan ini, pelaku pasar masih menantikan perkembangan dari Uni Eropa terkait peranan bank sentral Eropa (ECB) dan dukungan dari pemimpin Eropa untuk memulihkan krisis hutang Eropa.

Ia mengatakan, perlu diperhatikan data yang menjadi `market mover` seperti survei sentimen ekonomi Jerman, indeks harga konsumen dan tenaga Inggris, GDP Eropa, data penjualan ritel dan klaim tunjangan pengangguran AS.

"Data-data itu dapat mengubah sentimen minat dalam pasar uang," kata dia.

Ia menambahkan, data surplus neraca perdagangan China merosot sekitar 20,8 persen menjadi 25,1 miliar dolar AS, kondisi itu meyakinkan pelaku pasar bahwa China akan segera melaksanakan stimulus kebijakan ekonomi untuk memulihkan kembali perekonomiannya.
(ZMF/B008)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga