Sabtu, 25 Oktober 2014

Pilihan Romney atas Paul Ryan dianggap publik buruk

| 3.002 Views
id calon presiden as, presiden as, pemilu amerika serikat, mitt romney, paul ryan
Pilihan Romney atas Paul Ryan dianggap publik buruk
Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Mitt Romney, dikenali seorang pejalan kaki saat berjalan di Grosvenor Place, London, Jumat (27/7). Romney terpaksa berjalan kaki akibat lalu lintas padat dari hotelnya menuju Kedutaan Irlandia. (REUTERS/Jason Reed)
... Paul Ryan, dianggap biasa saja atau malah buruk menurut publik Amerika Serikat...
Washington (ANTARA News) - Reaksi pertama publik Amerika Serikat terhadap pilihan calon wakil presiden pasangan kandidat Partai Republik, Mitt Romney, yaitu Paul Ryan, dianggap biasa saja atau malah buruk menurut publik Amerika Serikat.

Peringkat paling rendah selama dua dekade terakhir, diperoleh Paul Ryan --calon wakil presiden itu-- demikian polling USA Today/Gallop, Senin.

Pollling itu mendapati, 42 persen dari warga AS memandang Paul Ryan, calon wakil presiden pasangan Romney yang diumumkan Sabtu lalu, sebagai pilihan yang biasa saja atau buruk dalam kampanye Romney.

Polling lain oleh Washington Post dan ABC News, Senin, menunjukkan, Ryan 38 persen warga AS mempunyai pandangan positif terhadap pasangan Romney itu sedangkan 33 persen mempunyai pendapat berlawanan.

Sementara 39 persen lain percaya bahwa pilihan itu tepat atau sangat bagus. Ryan masih berusia 42 tahun dan ketua komite anggaran Parlemen Amerika Serikat, yang mempunyai program pemotongan anggaran pemerintah dan pengurangan tunjangan sosial Medicare dan Medicaid.

Itulah sebagian dari sekian banyak program kerja Ryan, yang dinamakan Rencana Ryan (Ryan Plan), yang diperjuangkan pada 2013 untuk melawan kebijakan Obama dalam anggaran negara.

Rekaman data dari USA Today/Gallup menunjukkan, kandidat wakil presiden sebelumnya yang mempunyai hasil lebih buruk dari Ryan di dalam polling adalah Dan Quayle, yang menjadi calon pada 1988.

Tim pengumpul suara bagi kampanye Romney, Neil Newhouse, mengatakan dalam pernyataannya, peringkat rendah tersebut sebagian disebabkan karena Ryan belum dikenal luas secara nasional.

Sejumlah 48 persen responden mengatakan Ryan akan siap menjadi presiden jika situasi bisa terbangun, sementara 29 persen mengatakan dia belum siap dan 23 persen lain tidak memilih.

17 persen warga mengatakan mereka mungkin akan memilih Romney dalam pemilu November dengan Ryan sebagai pasangan calon wakil presiden. Angka hampir sama dengan responden yang memilih mantan calon wakil presiden Sarah Palin yang diusung mantan kandidat presiden John McCain pada 2008.

Ryan, yang menjadi idola kaum konservatif, juga diharapkan untuk membantu memadatkan mandat Romney, yang selama ini dicap sebagai orang yang mempunyai kebijakan bertentangan oleh para lawannya di dalam partai yang sama.

Kampanye Obama telah memusatkan serangannya terhadap budget Ryan dan menyebut calon wakil presiden lawan itu sebagai arsitek budget radikal anggota dewan Partai Republik karena bertujuan untuk memotong pajak bagi para miliarder dan memotong anggaran kesehatan.

(A059/H-AK)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga