Senin, 22 September 2014

KPK dukung "Indonesia Menulis"

Selasa, 14 Agustus 2012 19:00 WIB | 4.608 Views
KPK dukung
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (FOTO.ANTARA)
Surabaya (ANTARA News) - Komisi Pemberantasan Korupsi mendukung lomba menulis nasional yang digagas "Indonesia Menulis" untuk memasyarakatkan budaya menulis di kalangan masyarakat, mahasiswa, dan jurnalis melalui karya tulis antikorupsi.

"Bagi kami, kegiatan ini merupakan kesempatan untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi dan dinas pendidikan, karena kami akan dapat menerima masukan dari karya tulis masyarakat untuk pencegahan korupsi," kata Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Dedie A Rachim di Surabaya, Selasa.

Didampingi Direktur "Indonesia Menulis" Achmad Wahju dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Kepala Dinas Pendidikan Jatim Dr Harun, ia menjelaskan upaya pemberantasan korupsi itu memerlukan upaya bersama, karena pemberantasan korupsi itu bukan hanya penindakan, tapi juga pencegahan.

"Untuk itu kerja sama KPK, perguruan tinggi, dan dinas pendidikan di Jatim ini akan menjadi model untuk tempat lain, sehingga percepatan pemberantasan korupsi akan dapat dilakukan di seluruh Indonesia," katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Dr Harun menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung gerakan "Indonesia Menulis", terutama kegiatannya untuk para guru.

"Kami mendukung 100 persen, karena kalau guru bisa menulis, tentu akan berdampak pada anak didiknya, termasuk gagasannya dalam memberantas korupsi, sehingga pendidikan anti-korupsi akan berkembang dengan sendiri dalam dunia pendidikan dasar dan menengah," katanya.

Sementara itu, Direktur "Indonesia Menulis" Achmad Wahju dari Unesa menegaskan bahwa gerakan Indonesia Menulis memiliki tiga model gerakan untuk membudayakan menulis.

"Tiga model gerakan adalah pelatihan menulis dan teknologi internet, lomba dan pameran, serta pemasyarakatan tulisan melalui laman www.indonesiamenulis.co," katanya.

Menurut dia, laman www.indonesiamenulis.co itu akan menampung karya tulis 2,6 juta guru se-Indonesia dan para mahasiswa. "Di Jatim sendiri, kami sudah melatih 300 ribu dari sekitar 500 ribu guru yang ada," katanya.

Untuk lebih membudayakan menulis itu, ia mengatakan "Indonesia Menulis" bekerja sama dengan KPK, Unesa, Fakultas Hukum Unair, dan Dinas Pendidikan Jatim menggelar lomba menulis nasional.

"Kategori peserta adalah mahasiswa, umum, dan jurnalis media cetak yang mendaftar melalui laman www.indonesiamenulis.co sejak 14 Agustus hingga 15 November, lalu pengumpulan karya tulis pada 22 Agustus hingga 15 November, dan pengumuman pada 25 November," katanya.

Di sela-sela lomba itu, Indonesia Menulis akan menggelar serangkaian pelatihan penulisan pada September-Oktober 2012 yakni pelatihan menulis bareng Dahlan Iskan (Jatim/September), pelatihan menulis bareng Andi F Noya dan Gubernur Kaltim (September), pelatihan menulis bareng Surya Paloh (Jakarta/Oktober).

(E011/M008)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga