Jumat, 24 Oktober 2014

Kenaikan tarif angkutan picu inflasi bulan Agustus

| 2.164 Views
id kenaikan tarif, angkutan Lebaran, picu inflasi, BPS Madiun
Kenaikan tarif angkutan picu inflasi bulan Agustus
Ilustrasi - Pemudik menggunakan angkutan bus. (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana)
Kami tiap hari memantau harga tiket kereta api, dan ternyata terus bergerak. Harga tiket bus juga naik, terutama untuk arus balik setelah tanggal 22 Agustus mendatang.
Madiun (ANTARA News) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun menilai tingginya tarif angkutan umum memicu terjadinya inflasi pada bulan Agustus 2012 di Kota Madiun, Jawa Timur.

Sektor transportasi diperkirakan menyumbang inflasi kota setempat, menyusul tarif angkutan yang umumnya naik selama arus mudik dan balik Lebaran berlangsung. Demikian disampaikan Kasie Statistik Distribusi, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Sri Marheningrum, di Kota Madiun, Rabu.

"Kami tiap hari memantau harga tiket kereta api, dan ternyata terus bergerak. Harga tiket bus juga naik, terutama untuk arus balik setelah tanggal 22 Agustus mendatang," ujar Sri Marheningrum kepada wartawan.

Menurut dia, kemungkinan inflasi di bulan Agustus sangat berpeluang besar, karena pada bulan Agustus puasa masih berlangsung dan dilanjutkan dengan momen Hari Raya Idul Fitri. Keadaan tersebut dipastikan akan memicu konsumsi yang membuat harga-harga pada naik dan berimbas pada inflasi.

Selain sektor transportasi, inflasi bulan Agustus diperkirakan juga dipengaruhi oleh kenaikan harga dari sektor makanan, sandang, dan juga pendidikan.

BPS Kota Madiun mencatat beberapa komoditas sudah mulai naik pada pekan pertama Agustus lalu. Di antaranya adalah harga daging ayam ras, daging ayam broiler, harga daging sapi super, daging sapi biasa, telur ayam ras, dan juga harga cabai.

Lalu sektor sandang yang berhubungan dengan kebutuhan Idul Fitri dan juga biaya pendidikan. Sedangkan harga kedelai serta produk jadinya tahu dan tempe, nisbi stabil meski belum turun kembali ke harga normal.

Sri Marheningrum menambahkan, pada bulan Juli 2012 laju inflasi Kota Madiun mencapai 0,72 persen. Laju tersebut menduduki peringkat ketiga dari tujuh kota penghitung inflasi nasional di Jawa Timur. Adapun, dua peringkat inflasi tertinggi Jawa Timur di atas Kota Madiun lainnya ditempati oleh Kabupaten Sumenep dengan laju sebesar 1,02 persen dan Probolinggo dengan laju sebesar 0,82 persen.

(ANT-072)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga