Kairo (ANTARA News) - Pengadilan pidana Mesir menghukum mati 14 anggota gerakan fanatik Tawhid dan Jihad, Selasa (14/8). Mereka dinyatakan bersalah karena menyerang satu kantor polisi dan satu bank di Sinai Utara tahun lalu, demikian laporan media resmi.

Pengadilan di Ismailiyah mengeluarkan vonis hukuman mati buat 14 dari 25 gerilyawan sebab mereka dinyatakan terbukti menyerang kantor polisi Arish dan menerobos ke satu kantor cabang Bank Iskandariyah, di Sinai Utara, pada Juni dan Juli tahun lalu.

Akibat perbuatan mereka ialah tujuh personel dan prajurit tewas, kata harian Al-Ahram di jejaringnya.

Vonis untuk 11 gerilyawan lain akan diumumkan dalam pemeriksaan pengadilan pada 24 September, kata laporan itu sebagaimana dikutip Xinhua, Rabu pagi.

Putusan diambil bersamaan penindasan militer di Semenanjung Sinai atas gerilyawan garis keras setelah serangan baru-baru ini terhadap satu pos pemeriksaan di daerah perbatasan itu. 16 penjaga perbatasan Mesir tewas dan tujuh lagi cedera akibat serangan itu.

(C003)