Sabtu, 25 Oktober 2014

Pasokan dan harga bahan pokok stabil pada Lebaran

| 2.426 Views
id menteri perdagangan, kementerian perdagangan, harga bahan pokok, sembako lebaran
Pasokan dan harga bahan pokok stabil pada Lebaran
Mendag Gita Wirjawan (ANTARA)
....hasil pantauan kami secara umum di pasar, harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok masih stabil."
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan kembali melakukan kunjungan kerja ke pasar tradisional. Pada Rabu (15/8), Mendag beserta jajaran Kementerian Perdagangan mengunjungi Pasar Wonokromo di Jawa Timur.

“Meskipun hari ini adalah H-3 lebaran dimana konsumsi masyarakat memasuki puncaknya untuk persiapan berbagai keperluan lebaran, hasil pantauan kami secara umum di pasar, harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok masih stabil,” jelas Mendag di sela-sela kunjungannya.

Rilis pers Kementerian Perdagangan menyebutkan, hasil pantauan untuk beberapa bahan kebutuhan pokok lainnya di Pasar Wonokromo harganya lebih rendah dari harga rata-rata nasional.

Misalnya, harga gula pasir Rp. 11.500/kg, dimana lebih rendah sekitar 2,68% dari harga rata-rata nasional sebesar Rp. 12.835/kg.

Menurutnya, kestabilan harga di pasar Wonokromo ini didukung oleh pasokan bahan kebutuhan pokok yang cukup tersedia.

Selanjutnya, Mendag menegaskan akan terus memantau kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok untuk mengantisipasi kenaikan harga sampai dengan hari lebaran dan pasca Lebaran.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait baik di pusat dan daerah, para pelaku usaha, serta asosiasi-asosiasi terkait untuk memastikan pasokan bahan pokok dapat memenuhi kebutuhan masyarakat pada saat lebaran dan pasca lebaran,” ujarnya.

Berdasarkan uraian Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo, komoditas bahan pokok yang mengalami penurunan harga di tingkat nasional pada minggu ke-2 Agustus 2012 dibandingkan minggu sebelumnya.

Komoditas daging ayam broiler turun 3,46% menjadi Rp. 26.208/kg; telur ayam ras 2,88% menjadi Rp. 18,565/kg; kedelai lokal 0,63% menjadi Rp. 9.637/kg; gula pasir 0,15% menjadi Rp. 12.840/kg; minyak goreng kemasan 0,33% menjadi Rp. 9.745/kemasan 620 ml; beras 0,06% menjadi Rp. 8.009/kg; dan kedelai impor 0,04% menjadi Rp. 9.055/kg.

Komoditi yang mengalami kenaikan harga adalah tepung terigu naik 0,27% menjadi Rp. 7.672/kg; daging sapi 0,20% menjadi Rp. 78.470/kg; dan minyak goreng curah 0,06% menjadi Rp.11.437/kg.

Sebelum berkunjung ke Pasar Wonokromo, Mendag Gita Wirjawan juga secara intensif telah memantau harga dan pasokan bahan pangan pokok di berbagai pasar di Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

Pertemuan dengan Petani Kedelai di Jember
Selain memantau harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok di pasar Wonokromo, pada hari yang sama Mendag beserta jajaran juga melakukan kunjungan ke sentra produksi kedelai di Jember, Jawa Timur, untuk berdialog dengan petani kedelai.

Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung keberhasilan petani kedelai Jember dalam memproduksi kedelai melalui sistem pertanian dan penyediaan benih yang baik.

Mendag berpendapat bahwa harga kedelai di dalam negeri akan dapat dikendalikan jika kebutuhan masyarakat dan industri tahu tempe sebagian besar dipenuhi dari produksi dalam negeri.

(ANTARA)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga