Jakarta (ANTARA News) - Ketua DPR, Marzuki Alie, mengingatkan pemerintah meningkatkan kesiagaan fiskal (fiscal back-up) untuk menghadapi krisis finansial jangka pendek.

"Ada kekhawatiran perekonomian Indonesia akan menghadapi tantangan sangat berat pada 2013," ujar Alie, saat menyampaikan pidato pembukaan masa persidangan DPR Tahun Sidang 2012-2013, di Jakarta, Kamis.

Sidang paripurna DPR tersebut dirangkai pula dengan pidato penyampaian nota keuangan dan RAPBN 2013 oleh Presiden Susilo Yudhoyono.

Terkait tantangan berat berupa krisis finansial jangka pendek, menurut Alie, pemerintah perlu meningkatkan kesiagaan fiskal.

Pada saat yang bersamaan pula pemerintah harus menyiapkan berbagai kebijakan yang mendukung pertumbuhan jangka menengah dan panjang di tengah perekonomian dunia yang cenderung melemah.

"Dewan minta pemerintah tidak terbuai dengan hasil pertumbuhan ekonomi yang dicapai dalam tiga tahun terakhir," ujarnya.

Menurut Ketua DPR, pemerintah perlu memberikan bukti realistis dalam upaya penciptaan lapangan kerja baru dan program jaminan sosial bagi masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah yang tepat sasaran.

Ditegaskannya pula bahwa semua negara dalam era globalisasi saat ini, cepat atau lambat akan terpengaruh atau tidak kebal terhadap krisis.

Karenanya, kata Alie, DPR meminta pemerintah bekerja lebih keras dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang kuat berkat penguatan konsumsi domestik dan investasi.