Jumat, 19 Desember 2014

AS peringatkan warganya akan risiko serangan di Lebanon

| 4.561 Views
id penculikan warga as, larangan bepergian, warga arab saudi, warga turki, warga qatar
Personil kedubes tetap berada dalam larangan ketat bepergian, dan semua warga didesak meningkatkan tindakan keamanan tambahan."
Beirut (ANTARA News) - Amerika Serikat Jumat memperingatkan bahwa warganya menghadapi ancaman yang meningkat bagi keamanan mereka di Lebanon termasuk kemungkinan penculikan atau serangan-serangan teroris.

"Kedubes AS telah menerima laporan-laporan tentang kemungkinan meningkatnya serangan terhadap warga AS di Lebanon," kata kedubes itu dalam satu pernyataan, lapor AFP.

"Kemungkinan ancaman itu termasuk penculikan, aksi kekerasan, peningkatan sengketa keluarga atau permukiman, serta warga AS jadi sasaran serangan-serangan teroris di Lebanon."

Kedubes itu juga mengumumkan penangguhan program Fulbright and English Language Fellow Deplu di Lebanon, menghentikan proyek riset singkat dan bantuan pengajaran bagi para mahasiswa Universitas AS dan para pengajar di Lebanon.

"Personil kedubes tetap berada dalam larangan ketat bepergian, dan semua warga didesak meningkatkan tindakan keamanan tambahan," katanya.

Lebanon dilanda kekhawatiran keamanan yang meningkat setelah serangkaian penculikan pekan ini untuk membalas insiden-insiden di Suriah, mengingatkan kejadian yang pernah dihadapi negara itu dalam perang saudara tahun 1975-1980 yang masih membekas.

Beberapa negara Teluk yang kaya minyak telah memerintahkan warga mereka meninggalkan segera Lebanon sehubungan dengan ancaman-ancaman itu, terutama terhadap Arab Saudi dan Qatar yang pemerintah-pemerintah mereka adalah musuh-musuh keras pemerintah Damaskus.

Turki juga menganjurkan para warganya Jumat menghindari kunjungan yang tidak perlu ke Lebanon setelah penculikan-penculikan yang termasuk dua warga Turki. (RN)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga