Selasa, 21 Oktober 2014

BMKG: Jateng Selatan diprakirakan cerah-berawan

| 2.940 Views
id bmkg, jateng selatan, prakiraan cuaca, cerah hingga berawan, prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo . idul fitri, 1 syawal 1433 h
Saat ini masih puncak musim kemarau sehingga peluang terjadinya hujan sangat kecil meskipun berawan. Kalaupun ada hujan, sifatnya lokal dengan intensitas ringan,"
Cilacap (ANTARA News) - Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap memprakirakan kondisi cuaca di Jawa Tengah bagian selatan pada Minggu (19/8) yang bertepatan dengan 1 Syawal 1433 Hijriah, cerah hingga berawan.

"Saat ini masih puncak musim kemarau sehingga peluang terjadinya hujan sangat kecil meskipun berawan. Kalaupun ada hujan, sifatnya lokal dengan intensitas ringan," kata prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Sabtu.

Oleh karena itu, kata dia, umat Islam yang hendak melaksanakan shalat Idul Fitri pada Minggu (19/8) tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan terjadinya hujan.

Menurut dia, musim kemarau diprakirakan masih akan berlangsung hingga akhir September mendatang.

Terkait hal itu, dia mengimbau para pemudik bersepeda motor untuk tetap waspada saat melintas di jalur selatan Jateng pada masa arus balik karena tiupan angin masih kencang sehingga berpeluang membawa serpihan debu.

"Jangan lupa gunakan pelindung muka, penutup hidung, dan mulut, serta pelindung dada," katanya.

Mengenai kondisi perairan selatan Jateng, dia mengatakan, dalam beberapa hari ke depan diprakirakan kondusif untuk pelayaran.

Teguh mengatakan, masyarakat yang hendak memanfaatkan libur Lebaran dengan mengunjungi pantai selatan Jateng diimbau untuk tidak berenang atau mandi di pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas.

Menurut dia, hal itu disebabkan tinggi gelombang maksimum di wilayah pantai berkisar antara 0,75-2 meter dengan kecepatan angin 5-15 knot yang bertiup dari timur hingga tenggara.

Di wilayah Samudera Hinda selatan Jateng, kata dia, tinggi gelombang maksimum diprakirakan mencapai 2-3 meter dengan kecepatan angin 15-20 knot yang bertiup dari timur hingga tenggara.

"Wisatawan diimbau untuk tidak berenang atau mandi di pantai guna mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan karena gelombang setinggi tiga meter dapat sewaktu-waktu terjadi," katanya.

(KR-SMT/M0290

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga