Sabtu, 2 Agustus 2014

Dentuman kembang api warnai malam takbiran

Sabtu, 18 Agustus 2012 19:31 WIB | 5.174 Views
Dentuman kembang api warnai malam takbiran
ilustrasi Sejumlah anak mengikuti takbir keliling dengan menggunakan oncor (bambu yang diisi minyak tanah dan disumpal dengan kain) di daerah Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. (ANTARA/Noveradika)
Bandung (ANTARA News) - Hingar bingar dan dentuman kembang api yang bersahut-sahutan mewarnai malam takbir Lebaran 2012 di sejumlah daerah di Kabupaten Bandung, Sabtu.

Gema takbir berkumandang bersahut sahutan melalui pengeras suara dari masjid ke masjid selepas Shalat Magrib. Kegiatan tersebut menandai Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah yang jatuh pada Minggu (19/8).

Sementara itu dentuman kembang api, memeriahkan malam takbiran yang ditandai dengan hingar bingar kembang api di langit Bandung selatan. Sebagian warga menyiapkan kembang api untuk dinyalakan pada malam takbiran di lingkungan masing-masing.

"Meski kembang api dibolehkan, namun kami tetap mengawasi dan mengingatkan mereka untuk berhati-hati saat menyulutnya, agar tidak menimbulkan kebakaran," kata Oyot Hidayat, warga Ciparay Kabupaten Bandung.

Lain halnya dengan santri pondok pesantren di Ciheulang Ciparay Kabupaten Bandung yang menggelar pawai obor atau oncor. Meski harga minyak tanah mahal, mereka sengaja membelinya untuk memeriahkan malam takbiran.

Pondok pesantren itu rutin melakukan pawai obor yang terbuat dari ruas bambu yang diberi bahan bakar minyak dan sumbu dari kain. Mereka bergerak sambil mengarak beduk yang ditabuh bersahut-sahutan selepas Shalat Isa.

Sementara itu sebagian kawula muda memilih keluar rumah dengan menggunakan sepeda motor. Mereka menuju sejumlah titik tempat berkumpul kawula muda seperti di Tugu Baleendah serta di alun-alun kecamatan masing-masing.

Suasana jalanan cukup ramai oleh kendaraan warga yang jalan-jalan di malam takbiran, juga aktivitas warga yang berbelanja untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri.

"Tadi siang masih belum yakin besok Lebaran, namun setelah takbiran maka kami menyiapkan keperluan untuk Hari Raya Idul Fitri, Minggu besok," kata seorang ibu rumah tangga.
(ANT)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga