London (ANTARA News) - Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Djauhari Oratmangun, mengatakan, semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 harus memperkuat integritas bangsa Indonesia.

Kutipan dari ucapan Bung Karno itu dilontarkan Dubes pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-67 di KBRI Moskow, Jumat.

Sekretaris Dua Fungsi Pensosbud KBRI Moskow, Enjay Diana kepada ANTARA London, Jumat, mengatakan upacara penaikan bendera dihadiri lebih dari 250 orang peserta yang memadati halaman KBRI Moskow.

Warga Negara Indonesia di Rusia seperti staf dan keluarga staf KBRI Moskow, mahasiswa dan tenaga kerja Indonesia di Rusia berbaur menjadi satu merayakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia itu. Selain itu, warga Rusia juga ada yang diundang ke acara tersebut.

Upacara yang berlangsung penuh khidmat itu berhasil menimbulkan rasa nasionalisme, tatkala terdengar lagu Indonesia Raya berkumandang mengiringi penaikan bendera Sang Merah Putih.

"Kebangsaan Indonesia bukanlah kebangsaan Maluku, Flores, Papua, Bali, Jawa, Sulawesi, Sumatra, Kalimantan dan lainnya, tetapi kebangsaan yang utuh dan satu, yakni kebangsaan Indonesia," kata Duta Besar Djauhari Oratmangun.

Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku, agama dan budaya. Keanekaragaman menjadi kekuatan bagi persatuan bangsa karena Indonesia berdiri dari pluralisme yang dimiliki, katanya.

Menurut Dubes, "Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia, terlebih-lebih kita berada jauh dari Tanah Air. Di alam kemerdekaan ini, sudah menjadi tugas kita semua menjaga keberagaman bangsa dalam kesatuan Republik Indonesia."

Nuansa kemerdekaan juga dirasakan oleh para tenaga kerja Indonesia di Rusia. Lebih 100 orang tenaga kerja profesional Indonesia di bidang SPA Therapy dari perusahaan 7 Krasok, Rusia mendapatkan setiap tanggal 17 Agustus sebagai hari spesial.

"Kami libur tiap tanggal 17 Agustus. Kami sangat senang bisa ikut peringatan Hari Proklamasi ini di KBRI Moskow," kata Tondi, salah seorang Spa Therapist 7 Krasok asal Bali yang sudah lima kali ikut HUT RI di KBRI Moskow.

Suasana 17 Agustus di KBRI Moskow merupakan kesempatan bertemu dan berkumpul masyarakat Indonesia di Rusia.

Kesempatn itu sekaligus dimanfaatkan KBRI Moskow untuk memberikan sosialisasi mengenai peran, hak dan kewajiban WNI di luar negeri, seperti masalah kekonsuleran dan perlindungan terhadap WNI di luar negeri. (H-KWR/H-KWR)