Rabu, 22 Oktober 2014

Rebounding, lensa kontak, pemutih kulit ternyata bisa undang bahaya

| 3.743 Views
id produk kecantikan, bahaya produk kecantikan, logam cair merkuri, pemutih kulit, lensa kontak, pelurus rambut
Rebounding, lensa kontak, pemutih kulit ternyata bisa undang bahaya
ilustrasi pemakaian lensa kontak (REUTERS/Mike Segar)
Konsumen yang menggunakan lensa kontak berisiko tinggi mengalami cedera mata, bahkan kebutaan."
Jakarta (ANTARA News) - Banyak kaum pria dan perempuan melakukan segala cara agar bisa tampil lebih menarik, namun usaha ini terkadang mempertaruhkan kesehatan mereka.

Tren kecantikan yang sering dilakukan adalah meluruskan rambut dengan tehnik rebounding atau smoothing. Rambut super keriting memang dapat menjadi lurus, tetapi yang berbahaya adalah produk pelurusan rambut tertentu yang mengandung berbagai bahan kimia berbahaya, termasuk formaldehida.

Formaldehida adalah gas berbau tajam yang dapat menyebabkan iritasi pada mata dan hidung, serta menyebabkan reaksi alergi seperti asma seperti masalah pernapasan, serta ruam kulit dan gatal, bila terhirup.

Tren kecantikan yang lain adalah penggunaan lensa kontak, yang bertujuan membuat mata terlihat lebih besar dan menarik.

Menurut Pejabat Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat, Karen Riley, sebagaima dilansir dari LiveScience, lensa kontak dapat menyebabkan masalah pengelihatan.

"Konsumen yang menggunakan lensa kontak berisiko tinggi mengalami cedera mata, bahkan kebutaan," ujar Riley.

Banyak orang ingin memiliki kulit putih dan bersih, hal ini menimbulkan tren penggunaan produk kosmetik yang bertujuan untuk memutihkan kulit.

Padahal, beberapa produk kecantikan tersebut banyak mengandung logam cair Merkuri. Merkuri ini berfungsi untuk menahan produksi melanin pada pigmen kulit, sehingga kulit menjadi lebih putih.

"Paparan merkuri dapat membahayakan kesehatan seperti merusak ginjal dan sistem saaraf, serta mengganggu pertumbuhan otak anak yang sedang berkembang," ujar Penasihat Medis Senior dari Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat, Charles Lee.

(M048)

Penerjemah: Maria Rosari Dwi Putri

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga