Kamis, 23 Oktober 2014

Pelabunan laut Pasangkayu dorong kemajuan industri

| 4.095 Views
id pelabuhan pasangkayu, kemajuan industri, pabrik minyak goreng, anwar adnan saleh
Pelabunan laut Pasangkayu dorong kemajuan industri
H Anwar Adnan Saleh (ANTARA/ist)
Matra sebagai sentra penghasil CPO terbesar di kawasan Timur Indonesia menjadi pertimbangan utama sehingga pembangunan pabrik pengolahan minyak goreng itu dibangunkan di Matra."
Mamuju (ANTARA News) - Pembangunan pelabuhan laut di Kota Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara (Matra) akan ikut mendorong majunya sektor industri di wilayah itu.

"Saat ini proses pembangunan pelabuhan laut di Pasangkayu memasuki tahap perampungan dengan pembangunan fisik telah mencapai 90 persen. Ini akan ikut mendorong majunya industri di daerah itu," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Senin.

Menurutnya, kondisi pelabuhan laut di Pasangkayu harus didukung dengan sarana berupa bantuan kapal perintis sehingga turut memudahkan interkoneksi antarpulau.

"Kita akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar bantuan sarana ikut dialokasikan anggarannya. Apalagi, di daerah Matra juga akan segera dibangun Industri pengolahan minyak goreng yang akan didanai oleh Investor PT Astra Grup," ungkapnya.

Gubernur mengatakan, pembangunan industri pengolahan minyak goreng ini sempat diperebutkan dengan pemerintah Kalimantan Timur maupun Kalimantan Selatan.

Namun begitu kata dia, dirinya berhasil meyakinkan dengan pihak kementerian perindustrian agar pabrik pengolahan minyak goreng ini hendaknya dibangun di Matra.

"Matra sebagai sentra penghasil CPO terbesar di kawasan Timur Indonesia menjadi pertimbangan utama sehingga pembangunan pabrik pengolahan minyak goreng itu dibangunkan di Matra," terangnya.

Karena itu kata dia, dengan hadirnya pelabuhan laut di Pasangkayu tersebut tentu akan memberikan implikasi positif berkembangnya industri pengolahan minyak goreng.

"Pelabuhan ini akan memudahkan distribusi minyak goreng ke provinsi yang ada di kawasan Timur Indonesia seperti ke Papua, Maluku maupun ke pulau Kalimantan," jelas Anwar. (ACO/N005)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga