Jumat, 24 Oktober 2014

Wartawan korban tertembak dirawat intensif

| 2.806 Views
id bentrok polisi dan warga, warga sigi, bentrok antardesa, wartawan tv tertemba, salahuddin, NuansaTV Palu
Palu (ANTARA News) - Wartawan NuansaTV Palu yang tertembak senapan angin di leher mendapat perawatan intensif di RSUD Undata Palu, Selasa.

Sebelumnya wartawan bernama Salahuddin itu sempat dirawat di RS Bhayangkara Palu setelah tertembak di lokasi bentrok antarwarga di Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.

Saat ini Salahuddin masih terbaring lemah di salah satu ranjang di ruang ICU RSUD Undata Palu.

Pria yang akrab disapa Ala ini juga telah menjalani proses CT Scan.

Sejumlah sanak keluarga berikut istri Salahuddin masih menunggui di luar ruang ICU.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di rumah sakit, Salahuddin harus menjalani operasi pengangkatan peluru yang masih bersarang di lehernya.

Namun demikian hingga saat ini pria yang juga pemimpin redaksi NuansaTV Palu ini belum ada tanda-tanda akan menjalani operasi.

Sejumlah jurnalis rekan kerja Salahuddin terlihat geram dengan lambannya penanganan Salahuddin.

"Sampai kapan Ala harus menunggu, ini masih ada peluru yang diduga mengandung racun yang terdapat di lehernya," kata Yusrin, teman Ala saat di rumah sakit.

Ala adalah seorang juru kamera yang kerap meliput peristiwa kriminal serta konflik sosial di Kota Palu dan sekitarnya.

Saat meliput bentrok antarwarga di Marawola, Selasa, Ala datang lebih awal di tempat kejadian pada sekitar pukul 08.30 WITA.

Beberapa saat kemudian, bentrok antarwarga kembali pecah. Saat berada di belakang sejumlah anggota TNI dan mengabadikan gambar, tiba-tiba Ala jatuh pingsan.

Ia merasakan lehernya panas dan kaku ketika sadar dan sudah terbaring di rumah sakit.

Bentrok di Marawola sendiri terjadi sejak Senin (20/8) dini hari, dan mengakibatkan seorang warga tewas dan lima rumah terbakar.
(R026/Y008)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga