Rabu, 27 Agustus 2014

Narapidana LP Kedungpane Semarang tewas dianiaya

Selasa, 21 Agustus 2012 20:31 WIB | 3.813 Views
Narapidana LP Kedungpane Semarang tewas dianiaya
Narapidana dimasukkan ke dalam mobil tahanan untuk dipindahkan pascakerusuhan di LP Kerobokan, Denpasar, Bali, beberapa masa lalu. Populasi narapidana dan tahanan di dalam banyak lembaga pemasyarakatan di Indonesia sudah jauh melebihi daya tampung. Hal ini menimbulkan kerawanan keamanan serius. (FOTO ANTARA/I Nyoman Budhiana)
Semarang (ANTARA News) - Seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kedungpane Semarang bernama Sulaidi (29), tewas dianiaya oleh sesama napi, Minggu lalu (19/8) alias hari pertama Idul Fitri 1433 Hijriah. Pelakunya diketahui sesama narapidana di penjara itu.

Sulaidi yang beralamat di Kampung Turus RT 02 RW 02, Desa Tanjungrejo, Kabupaten Kudus. Informasi diperoleh menyatakan, dia tewas akibat menderita luka parah di kepala setelah dipukul napi bernama Agus Triyadi (31) dengan menggunakan paving blok.

Hingga berita ini ditulis, Kepala LP Kedungpane, Ibnu Chuldun, belum dapat dikonfirmasi terkait tewasnya salah seorang napi itu.

Kapolsek Ngaliyan, Kompol Slamet R, saat dikonfirmasi mengatakan, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Tugurejo Semarang, namun akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 11.15 WIB.

"Kami telah menahan seorang napi pelaku penganiayaan terhadap korban hingga tewas itu," ujarnya. Triyadi warga Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, itu ditahan di LP Kedungpane atas kasus pembunuhan.

Kapolsek mengungkapkan, "Tersangka sesama narapidana, pelaku penganiayaan itu menganiaya korban hingga tewas karena diduga emosi terkait utang-piutang."

"Korban mempunyai utang kepada tersangka, namun saat ditagih yang bersangkutan belum dapat melunasi sehingga tersangka emosi," katanya.

(KR-WSN/M028)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga