Sabtu, 26 Juli 2014

BKPM segera perkenalkan `tracking system`

Selasa, 21 Agustus 2012 21:59 WIB | 3.485 Views
BKPM segera perkenalkan `tracking system`
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal M. Chatib Basri (ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam waktu dekat akan memperkenalkan sebuah sistem yang akan mempermudah investor dalam pengurusan izin ketika investor tersebut akan menanamkan modalnya di Indonesia.

"Kami telah membuat sistem baru, sistemnya itu namanyta `tracking system`. Sistem ini akan segera kita launch dalam waktu dekat dan akan berfungsi sebagai alat untuk mempermudah perizinan investasi," kata Kepala Badan Koordinasi Penamaman Modal (BKPM) Chatib Basri di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, tracking system ini bertujuan untuk menolong para investor yang ingin berinvestasi di Indonesia sehingga mereka tidak bingung lagi bagaimana masuk ke Indonesia. Sistem ini tidak jauh berbeda dengan sistem yang telah diterapkan di perbankan karena para investor akan diberikan sebuah Personal Identification Number (PIN) yang berfungsi sebagai username.

"Sistem ini juga memberikan petunjuk petunjuk terkait soal izin di Indonesia dan setelah investor masuk ke sistem nanti akan ada proses apakah perizinan mereka berhasil atau tidak," katanya.

Ia menjelaskan, jika seorang investor ingin mengurus perizinan penanaman modal, maka calon investor itu akan datang ke BKPM untuk mengurus perizinannya. Setelah daftar di BKPM, mereka akan mendapatkan PIN untuk mengakses tracking system yang disediakan.

Dalam tracking system ini, akan terdeteksi dan teridentifikasi sejauh mana prose permohonan perizinan yang telah diajukan calon investor.

"Nanti akan kelihatan sampai di mana permohonan investor itu, kalau ada masalah juga dapat teridentifikasi di mana masalah perizinannya, kalaupun ada yang coba menghambat investor di sistem yang baru ini juga bisa terlihat," ujarnya.

Chatib menjelaskan bahwa sistem ini bisa diakses melalui ponsel pintar yang juga memberikan kemudahan bagi para investor.

"Yang perlu diingat, BKPM hanya memfasilitasi investor dengan sistem dan peralatan, tetapi lokasi di mana mereka ingin investasi, itu merupakan kebebasan dari investor," tegasnya.

"Mudah mudahan sistem ini merupakan salah satu faktor pendukung untuk meningkatkan investasi tahun depan," katanya.

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga