Minggu, 21 September 2014

Polda: pelaku penembakan diduga dari TPN/OPM

Selasa, 21 Agustus 2012 23:05 WIB | 3.322 Views
Jayapura (ANTARA News) - Kepolisian Daerah Papua menduga pelaku penembakan anggota polisi di Enarotali, Kabupaten Paniai pada Selasa pukul 10.00 WITA dari kelompok TPN/OPM.

"Kami duga yang melakukan penembakan terhadap personel kami yang ada di Enarotali, Kabuapaten Paniai adalah dari kelompok TPN/OPM," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Johanes Nugroho Wicaksono mengatakan di Jayapura, Papua, Selasa.

Ihwal peristiwa, kata Kombes Pol Johanes, korban Brigpol Yohan Kisiwaitouw bersama rekannya Briptu Gustaf Wartanoi sedang mencuci mobil di Kota Enarotali, Kabupaten Paniai dekat bandara.

Tak lama kemudian, rekannya Gustaf pergi hendak mencari makan, tiba-tiba pelaku datang dan menembak Yohan di bagian kepala dan dada.

"Penembakan itu terjadi sekitar pukul 10.00 WITA di ujung bandara," katanya.

Ketika ditanya terkait motif dan pelakunya dari kelompok TPN/OPM yang mana, Kombes Pol Johanes mengatakan kalau motif pihaknya belum tahu tetapi kalau pelaku diduga dari kelompok OPM yang beroperasi di wilayah tersebut.

"Pelakunya diduga dari kelompok OPM," katanya menegaskan.

Ia juga menambahkan jikalau saat ini personel kepolisian yang ada di Enarotali, Kabupaten Paniai tengah memburu pelaku penembakan.

Informasi yang dihimpun ANTARA dari berbagai sumber, warga di Enarotali, Kabupaten Paniai saat ini tidak berani keluar rumah karena adanya aksi penembakan tersebut, sejumlah kios dan warung makan juga memilih tutup.

Kapolres Kabupaten Paniai, AKBP Anthonius Diance ketika dihubungi mengatakan pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.

"Sabar yah, saat ini saya masih di TKP, dan kami juga tengah melakukan pengejaran," katanya.

Sementara itu, Leo Yeimo, juru bicara TPN/OPM Divisi II Makodam Pemka IV Paniai, kepada salah satu media nasional telah mengklaim pihaknya yang melakukan serangkaian penembakan di wilayah itu, termasuk menembak mati Brigpol Yohan Kisiwaitp tadi pagi sekitar pukul 10.00 WITA.
(KR-ARG/N005)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga