Kamis, 31 Juli 2014

Petani mengadu Bupati Temanggung karena harga tembakau rendah

Jumat, 24 Agustus 2012 14:15 WIB | 4.738 Views
Temanggung (ANTARA News) - Puluhan petani tembakau yang tergabung dalam Forum Komunikasi Peduli Tembakau mengadu ke Bupati Temanggung, Hasyim Afandi bahwa harga tembakau pada panen raya ini terlalu rendah, sehingga merugikan petani.

"Kualitas tembakau pada panen raya kali ini tidak lebih jelek dari tahun kemarin, tetapi mengapa harganya lebih rendah. Permasalahan ini yang kami tanyakan. Bupati kami minta supaya memberikan masukan pada para grader perwakilan pabrik rokok di Temanggung," kata anggota Forum Komunikasi Peduli Tembakau, Fuad di Temanggung, Jateng, Jumat.

Ia mengatakan, Forum Komunikasi Peduli Tembakau menginginkan bupati memfasilitasi pertemuan petani dengan "grader", tetapi sebelum Lebaran kemarin bupati sudah bertemu dengan mereka dan para grader telah berjanji akan melakukan penyesuaian harga tembakau.

Pada Kamis (23/8), katanya, sejumlah gudang pabrik rokok di Temanggung mulai melakukan pembelian tembakau. Kalau penyesuaian harga tembakau tidak dilakukan maka bupati akan memanggil grader.

"Kalau bupati memanggil grader, kami berharap juga diundang sehingga ada dialog antara grader dan petani," ucapnya, berharap.

Ia menuturkan, harga tembakau pada panen kali ini selisihnya jauh sekali dari tahun lalu. Tembakau sekarang harga Rp40.000-Rp50.000 perkilogram, tahun lalu telah mencapai Rp90.000 perkilogram.

"Tembakau grade C yang ditanam di sawah kemarin mencapai Rp100.000 perkilogram, sekarang paling tinggi hanya Rp50.000 perkilogram.

Ia mengatakan, petani khawatir tembakau Temanggung belum habis, tetapi gudang sudah tutup karena banyak tembakau dari luar daerah yang masuk Temanggung.

Bupati Temanggung, Hasyim Afandi mengatakan, pada pertemuan dengan para grader sebelum Lebaran 2012, mereka menjanjikan akan memperbaikai harga tembakau setelah Lebaran.

"Hal tersebut perlu dibuktikan apakah sekarang ada kenaikan harga tembakau atau tidak, pemkab akan memantaunya" tukasnya.

Menyinggung pengaturan perdagangan tembakau dari luar daerah yang masuk ke Temanggung, dia mengatakan, hal tersebut tidak bisa dilakukan karena menyalahi aturan.

(H018)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga