Kupang (ANTARA News) - Empat anggota sindikat pengedar sabu-sabu dari Timor Leste ditangkap di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah menyelundupkan narkoba itu sebanyak lima kilogram.

Keempat tersangka narkoba yang membawa sabu-sabu tersebut di tangkap pada Rabu (22/8) pukul 01.00 WITA di Hotel Brenton, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, oleh tim Badan Narkotika Nasional (BNN), demikian informasi yang diperoleh ANTARA News di Kupang, Jumat.

Mereka yang ditangkap adalah Siswi Afriani, Ende Suhendra, Mainh Tolib dan Hasti Sari. Mereka ditangkap setelah menjemput sabu-sabu dari Dili, Ibu Kota Timor Leste, yang dikirim dari Malaysia menggunakan kapal laut.

Empat tersangka tersebut berangkat dari Timor Leste menuju Kupang pada Rabu (22/8) menggunakan bus Timor Travel, dan tiba di Kupang sekitar pukul 19.30 WITA, dan pukul 01.00 WITA mereka ditangkap.

Keempat tersangka itu sudah enam kali melakukan penjemputan sabu-sabu dari Dili, Timor Leste.

Setelah ditangkap, pada Kamis (23/8) sekitar pukul 10.35 WITA para tersangka diberangkatkan dari Bandar Udara (Bandara) El Tari Kupang menuju Jakarta mengunakan pesawat Batavia Air.

Empat tersangka tersebut dikawal oleh enam anggota BNN, masing-masing AKBP Raswanto, AKP Nelson Dias Quintas, Pahala, Bonson, Romi dan Roy Tampu Bolong.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT, Brigadir Jendral Polisi Riky Sitohang, membenarkan penangkapan empat kurir narkoba oleh Tim BNN, namun ia tidak menjelaskan secara rinci kasus tersebut, karena Polda NTT hanya membantu penangkapan tersangka tersebut.

"Kami hanya mem-back up saja. Hal yang lebih, pasti itu urusan BNN," katanya.

Kepala BNN Provinsi NTT, Alo Dando, saat dihubungi secara terpisah mengaku tidak mengetahui adanya penangkapan empat tersangka pembawa lima kilogram sabu-sabu tersebut.

"Kami tidak tahu. Kami akan mengecek informasi ini," katanya. (*)