Minggu, 26 Oktober 2014

Empat TKI asal Banyumas meninggal di Malaysia

| 4.178 Views
id tki, tenaga kerja indonesia, banyumas, tki meninggal dunia, tki malaysia
Banyumas (ANTARA News) - Empat orang tenaga kerja Indonesia asal Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia secara misterius di Malaysia.

Menurut informasi yang dihimpun ANTARA di Banyumas, Sabtu, keempat TKI itu meliputi Sunar (43), Musonah (21), dan Pardi (40), warga Desa Pengadegan, serta Aryanto (30), warga Desa Klapagading.

Dari keempat korban, baru jenazah Aryanto yang telah tiba di rumah duka pada Sabtu pagi dan dimakamkan hari itu juga di Tempat Pemakaman Umum Pengadegan.

Kakak almarhum Aryanto, Udin mengatakan, keluarga menerima kabar dari sebuah rumah sakit di Malaysia yang menginformasikan jika adiknya meninggal dunia.

Akan tetapi, kata dia, rumah sakit tidak menjelaskan secara pasti penyebab kematian Aryanto.

"Kami bersama tiga keluarga TKI asal Wangon lainnya hanya menerima kabar jika mereka meninggal dunia karena kecelakaan kapal dan jenazah mereka ditemukan di perairan Malaysia," katanya.

Menurut dia, almarhum Aryanto telah bekerja selama satu tahun pada sebuah bengkel las bersama almarhum Sunar.

"Dia sempat memberi kabar jika hendak mudik ke Banyumas, namun nasib nahas menimpanya. Justru jenazahnya yang datang tadi pagi dan telah dimakamkan di pemakaman umum," katanya.

Secara terpisah, istri almarhum Sunar, Lina mengaku terkejut mendengar kabar jika suaminya telah meninggal dunia.

Sebelum Lebaran, kata dia, suaminya sempat menelepon dan mengabarkan jika hendak pulang ke Wangon.

Menurut dia, suaminya telah lima tahun bekerja pada sebuah bengkel las di Malaysia.

"Tujuh bulan lalu dia sempat pulang dan berangkat lagi ke Malaysia. Dia sebelum Lebaran sempat menelepon dan mengabarkan kalau akan pulang," katanya.

Dia mengaku hanya menerima kabar jika suaminya meninggal dunia akibat kecelakaan kapal dan jenazahnya ditemukan di perairan Malaysia.

Akan tetapi, kata dia, keluarga tidak diberi tahu kapan dan di mana kecelakaan kapal itu terjadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Banyumas Nooryono mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti mengenai musibah yang dialami keempat TKI asal Wangon tersebut.

"Kami masih melakukan pengecekan sehingga belum mengetahui secara pasti apa yang sebenarnya terjadi," katanya.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga