Sabtu, 1 November 2014

Polisi masih berjaga di lokasi rusuh Sarolangun Jambi

| 3.249 Views
id kerusuhan, sarolangun jambi, konflik tanah pt agronusa alam sejahtera
Jambi (ANTARA News) - Aparat kepolisian masih berjaga di kamp PT Agronusa Alam Sejahtera (ASS) di Kabupaten Sarolangun, Jambi, menyusul penyerangan oleh sekitar 300 warga dari sejumlah desa dan membakar sejumlah fasilitas perusahaan tersebut, Rabu pagi.

"Sekitar pukul 11.00 WIB, ratusan warga sudah meninggalkan lokasi dan situasi telah dapat dikendalikan. Kini, kita masih terus bersiaga dan melakukan penyelidikan," ujar Kapolres Sarolangun AKBP Satria Adhy Permana.

Sekitar 75 orang personil dari Polres Sarolangun terus bersiaga dan ditunjang dengan puluhan personil TNI, 30 orang Satpol PP, serta didukung Satuan Brimob dan Sabhara dari Polda Jambi.

Upaya mediasi pun masih terus dilakukan antara masyarakat dengan pihak Pemkab Sarolangun yang dalam hal ini dihadiri Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Bunhut), Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta perwakilan dari Kesbangpollinmas Sarolangun.

Kerusuhan bermula ketika ratusan warga dari sejumlah desa di Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi, mendatangi kamp PT ASS untuk berunjukrasa sekitar pukul 07.30 WIB.

Namun kemudian mereka bertindak anarkis dengan membakar pintu-pintu kamp PT ASS, dan merusak fasilitas lain.

Selain itu, satu unit kantor, tiga buah alat berat, dua unit mobil truk, dua unit mobil dobel cabin serta dua buah tangki yang berisikan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis solar juga ikut terbakar.

Beruntung aksi amuk massa ini tidak berlangsung lama dan langsung diantisipasi petugas kepolisian bersama anggota Satpol Pamong Praja Pemkab Sarolangun yang sudah berjaga-jaga sejak pagi hari.

(KR-YJ)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga