Selasa, 2 September 2014

Tak bisa baca Quran, pejabat batal dilantik

Kamis, 30 Agustus 2012 11:05 WIB | 1.858 Views
Tak bisa baca Quran, pejabat batal  dilantik
Ilustrasi (ANTARA/Irsan Mulyadi)
Gorontalo (ANTARA News) - Tak bisa membaca Al Quran dengan fasih dan lancar, seorang pejabat kelurahan di lingkungan pemerintah Kota Gorontalo batal dilantik Wali Kota.

"Saudara belum bisa dilantik saat ini, perlancar dulu baca Al Quran, baru saya lantik," kata Wali Kota Gorontalo, Adhan Dhambea, kepada pejabat tersebut, saat sesi tes baca Alquran sebelum pelantikan, Kamis.

Wali Kota memberikan waktu kepada pria yang dilantik dengan jabatan di lingkungan kelurahan Tanggikiki itu untuk memperlancar bacaan Al Quran, paling lama dua bulan ke depan.

Kepada wartawan, Adhan mengatakan meski kelancaran membaca Al Quran itu tidak disyaratkan dalam aturan kepegawaian, namun dirinya tetap mewajibkannya pada setiap pejabat hingga staf yang beragama Islam.

"Sebagai daerah yang dikenal sebagai Serambi Madinah, khususnya disebut-sebut sebagai kota madrasah, baca, dan tulis Al Quran di kota Gorontalo itu sudah diatur dalam kebijakan pemerintah daerah," kata dia.

Menurutnya, sebagai seorang Muslim yang baik dan taat, seorang pejabat di lingkungan Kota Gorontalo baru dinilai pantas menduduki jabatannya apabila fasih membaca Al-Quran.

Sementara itu, pejabat yang batal dilantik itu mengakui dirinya cukup gugup saat menjalani tes baca Al Quran itu.
(KR-SHS)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga