New York (ANTARA News) - Petenis remaja asal Inggris, Laura Robson, mengakhiri karir tiga kali juara AS Terbuka, Kim Clijsters, pada Rabu (Kamis WIB) dengan kemenangan 7-6 (7/4), 7-6 (7/5) di putaran kedua AS Terbuka.

Clijsters, yang kesuksesannya di ajang Grand Slam juga termasuk saat menjuarai Australia Terbuka tahun lalu, tidak pernah kalah di AS Terbuka sejak ditekuk kompatriotnya, Justine Henin, pada final 2003 di lapangan Stadion Arthur Ashe - lapangan yang sama dengan saat ia kali ini ditundukkan Robson.

Hal itu membuat kekalahannya kali ini terasa semakin pedih.

"Ini terasa seperti tempat yang sempurna untuk pensiun. Saya hanya berharap ini bukanlah hari ini," kata Clijsters. "Saya memberikan segalanya, dan itu tidak cukup bagus pada akhir pertandingan," tambahnya seperti dikutip AFP.

Robson menghentak petenis Belgia yang meraih 22 kemenangan berturut-turut di AS Terbuka itu, dengan melepaskan pukulan forehand di atas garis pada dua poin terakhir, dan melepaskan pukulan servis yang memastikan kemenangannya, pada kesempatan match point ketiganya.

"Saya hanya berusaha bermain sekeras mungkin, sebab saya tahu jika saya tidak melakukannya, Kim akan mendominasi, sebab ia adalah pemain yang agresif," kata Robson. "Saya hanya keluar ke sana untuk mengembalikan bola dan bekerja keras."

Pada hari ketika, juara Wimbledon dan Olimpiade, Serena Williams, menderita cedera terkilir pergelangan kaki kirinya dalam pertandingan nomor ganda, dan unggulan ketiga asal Inggris, Andy Murray, menjadi orang pertama yang mencapai putaran ketiga, tidak ada hal yang lebih besar daripada saat Clijsters mengucapkan selamat tinggal.

Clijsters (29) melakukan penampilan terakhirnya di lapangan yang sama dengan ketika ia memenangi gelar Grand Slam pertamanya pada 2005, dan diikuti dengan mahkota-mahkota juara pada 2009 dan 2010. Ia berkata bahwa dirinya meninggalkan olahraga ini agar bisa memiliki lebih banyak waktu sebagai istri dan seorang ibu.

"Salah satu impian terbesarku yang terwujud adalah menang di sini pada 2005," kata Clijsters. "Setiap kali saya kembali, saya begitu terinspirasi oleh energi yang keluar di lapangan ini, dan saya memainkan beberapa pertandingan terbaikku di lapangan ini."

"Itu semua berharga. Namun saya melihat ke depan untuk menjalani bagian selanjutnya dalam kehidupanku."

Robson, yang masih berusia lima tahun ketika Clijsters pertama kali bermain di sini, selanjutnya akan menghadapi unggulan kesembilan asal China, Li Na, yang menyingkirkan petenis Australia, Casey Dellacqua, 6-4, 6-4, dalam waktu 87 menit.

"Terima kasih untuk Kim yang telah menjadi tokoh panutan bagi saya selama beberapa tahun," kata Robson.

Williams bermain dengan balutan setelah cedera ketika bermain di nomor ganda dengan saudaranya, Venus, namun tidak berbicara kepada para pewarta setelah pertandingan, maka kondisi kebugarannya untuk pertandingan putaran kedua melawan petenis Spanyol, Maria Jose Martinez, yang akan berlangsung Kamis masih belum dapat dipastikan.

Penampilan Murray terlihat bagus, saat ia melepaskan sepuluh ace ketika menang 6-2, 6-1, 6-3 atas Ivan Dodig dari Kroasia.

"Saya pikir saya bermain baik," kata Murray. "Ia bergerak sangat cepat. Anda harus memainkan pukulan ekstra ketika menghadapinya. Saya menggerakkan kakiku dengan baik."

Adapun petenis peringkat satu dunia, Victoria Azarenka, juara Australia Terbuka tahun ini, mencapai putaran ketiga, sedangkan juara bertahan Samantha Stosur serta unggulan ketiga, Maria Sharapova, yang merupakan juara Prancis Terbuka, juga melaju dengan mudah.

(H-RF)