Minggu, 21 Desember 2014

Ekonom: BI Rate tetap 5,75 persen hingga 2013

| 3.287 Views
id bi rate, suku bunga acuan, bank indonesia, royal bank of scotland
Jakarta (ANTARA News) - Tim ekonom Royal Bank of Scotland (RBS) memprediksi Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate pada kisaran 5,75 persen hingga akhir 2013 mendatang.

Ekonom Regional Senior RBS, Erik Lueth, dalam pemaparan kondisi makro ekonomi Indonesia di Jakarta Kamis menilai Bank Indonesia perlu menjaga suku bunga acuan tersebut sebagai antisipasi peningkatan inflasi yang terlalu tinggi.

"Pemotongan suku bunga dapat memperburuk pelemahan mata uang rupiah yang cenderung terjadi belakangan ini, sehingga inflasi akan terpacu lebih tinggi," kata Lueth.

Namun kemungkinan dalam pasar finansial antar bank sendiri akan terjadi penyesuaian suku bunga meskipun perubahannya tidak terlalu besar, katanya.

"Pelemahan rupiah yang terus terjadi saat ini justru membantu mengurangi defisit pada neraca perdagangan ke depan, karena laju impor akan cenderung tertahan sehingga konsumsi domestik juga dapat bertambah," kata Lueth.

Namun, Ekonom RBS lainnya, Enrico Tanuwidjaja, mengingatkan bahwa kondisi perekonomian di Indonesia juga akan bergantung dengan tingkat perlambatan pertumbuhan ekonomi China sebagai salah satu negara mitra dagang Indonesia.

"Perlambatan pertumbuhan ekonomi di negara seperti China dan belum ada geliat berarti perekonomian Amerika Serikat akan menekan laju impor Indonesia," kata Enrico.

Enrico menambahkan pelemahan rupiah juga akan terjadi dalam kurun waktu enam sampai sembilan bulan ke depan dengan kisaran nilai tukar Rp9.600-9.700 per dolar AS hingga akhir 2012.

"Dengan perkiraan kondisi perekonomian yang membaik tahun depan, maka pada akhir tahun 2013 nilai rupiah kami prediksi akan kembali menguat pada level Rp9.200 per dolar AS," katanya.

Pemerintah sendiri dalam RAPBN 2013 menetapkan asumsi nilai tukar rupiah Rp9.300 per dolar AS dengan target pertumbuhan ekonomi 6,8 persen, yang lebih tinggi dari target tahun ini sebesar 6,5 persen.

(P012)

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga