Sabtu, 1 November 2014

Kontribusi PT Antam terhadap PAD Malut meningkat

| 2.034 Views
id PT antam, Kontribusi pt antam, pad maluku utara, pad malut, pendapatan asli daerah maluku utara
Kontribusi PT Antam terhadap PAD Malut meningkat
Ilustrasi PT Aneka Tambang (ANTARA News/Lukisatrio)
Ternate (ANTARA News) - Kontribusi PT Aneka Tambang (Antam) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) provinsi Maluku Utara (Malut) selama 2012 mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

"PT Antam telah memenuhi target PAD Malut pada tahun lalu sebesar Rp80 miliar tapi sekarang sudah mencapai hampir Rp100 miliar," kata Kadis Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah (PPAD) Malut, Majid Husen di Ternate, Minggu.

Menurut dia, PT Antam adalah perusahan tambang milik pemerintah yang mengeksploitasi biji nikel di Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah dan sejumlah kabupaten lainnya di Malut.

Oleh karena itu, saat ini PT Antam telah memberi peluang besar terhadap peningkatan PAD Malut yakni sebesar Rp17,6 miliar dan ditargetkan pada tahun 2012 ini juga PT Antam juga diprediksi akan memberi kontribusi PAD bagi Malut yang cukup besar.

Majid mengatakan, selain PT Antam, ada pula perusahan tambang emas yakni PT NHM, yang juga memberi kontribusi lagi terhadap PAD Malut.

Kedua perusahaan tambang itu pada kurun waktu itu masih melakukan pengiriman produksi, karena perhitungan kontribusi itu berdasarkan pada setiap pengiriman produksi.

Ia mengatakan, kontribusi PT. Antam dan PT. NHM terhadap PAD Malut tersebut berupa sumbangan pihak ke tiga atau yang biasa disebut kontribusi terhadap pembangunan daerah, yang didasarkan pada peraturan daerah (perda).

Kontribusi kedua perusahaan terhadap PAD Malut tersebut, belum termasuk dalam bentuk pajak tambang yang pengaturannya melalui undang-undang dan kontribusi terhadap kabupaten setempat serta dalam bentuk pemberdayaan kepada masyarakat di sekitar lingkar tambang.

"Masih ada sejumlah perusahan tambang di Malut yang belum memberi kontribusi terhadap PAD Malut dalam bentuk sumbangan pihak ketiga, tapi kami bersama SKPD terkait terus mengupayakan agar mereka memenuhi kewajiban itu," katanya.

Dinas PPAD Malut juga terus berupaya meningkatkan pendapatan dari pos-pos penerimaan lainnya dengan cara mendorong para petugas lapangan untuk memaksimalkan penagihan pajak dan retribusi yang menjadi kewenangan Pemprov Malut.  (ADV)

(T.KR-AF/S025)

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga