Jumat, 31 Oktober 2014

Kebakaran lahan masih terjadi di Palangka Raya

| 4.152 Views
id kebakaran lahan, kalimantan tengah, palangkaraya
Palangka Raya, Kalteng (ANTARA News) - Kebakaran hutan dan lahan masih terjadi Kalimantan Tengah sehingga kabut asap menyelimuti Kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir.

Petugas Pos Komando (Posko) Pengendalian Kebakaran Hutan, Lahan, dan Pekarangan Provinsi Kalimantan Tengah, Andreas Dodi, di Palangka Raya Selasa mengatakan, dalam dua hari ini mengaku sibuk memadamkan api di lokasi kebakaran lahan.

"Kalau beberapa hari ini tidak ada upaya pemadaman terhadap lahan yang terbakar yang dilakukan oleh petugas posko pengendalian kebakaran hutan, lahan dan pekarangan maka kabut asap akan lebih parah dari kondisi saat ini," katanya.

Petugas pengendalian kebakaran hutan, lahan dan pekarangan Kalteng terdiri dari Barisan Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB), Tagana, unsur TNI dan Polri serta melibatkan unsur lainnya.

Meskipun Kota Palangka Raya berkabut asap, namun indeks standar pencemaran udara (ISPU) didaerah itu menunjukkan 56 PM10 atau udara kualitas sedang berdasarkan hasil laporan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palangka Raya.

Sementara berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan jarak pandang berkisar 5 kilometer,  namun belum mengganggu jarak pandang serta aktivitas masyarakat.

Pada awal September ini titik panas yang terekam satelit NOAA mencapai 49 titik api dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Pulang Pisau dan Barito Selatan sedangkan Kota Palangka Raya terpantau satu titik panas.

"Melihat kondisi titik panas sekarang ini telah terjadi peningkatan karena kondisi saat ini masih rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan sehingga ini yang harus dijaga agar tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan," katanya.

(KR-GR/S019)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga