Rabu, 17 September 2014

Kebakaran hutan Gunung Agung sudah dipadamkan

Rabu, 5 September 2012 11:06 WIB | 5.203 Views
Kebakaran hutan Gunung Agung sudah dipadamkan
Sejumlah titik api terlihat di lereng Gunung Agung yang terpantau dari Desa Kubu, Karangasem, Bali, Sabtu (1/9/12). Petugas sudah berhasil memadamkan seluruh titik api yang membakar hutan Gunung Agung. (ANTARA/Nyoman Budhiana)
Denpasar (ANTARA News) - Titik api dalam kebakaran hutan Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem, Bali, sudah berhasil dipadamkan dan hanya ditemukan satu titik yang masih mengeluarkan asap pada Rabu.

Satu titik yang mengeluarkan asap pada Rabu pagi itu pun sudah dipadamkan oleh petugas.

"Hari ini (Rabu) terpantau satu titik asap namun tim telah berhasil memadamkan bara yang memanas pada lereng selatan Gunung Agung," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem, Nyoman Sutirtayasa, dihubungi di Denpasar.

Menurut dia, satu titik asap itu berada pada ketinggian 2.307 meter di atas permukaan laut atau tepat di punggung sebelah selatan wilayah Kecamatan Bebandem pada gunung tertinggi di Pulau Dewata itu.

Tim gabungan berangkat menuju pusat titik asap sekitar pukul 06.20 Wita dan pada pukul 10.00 Wita, api berhasil dipadamkan hingga pada ketinggian lebih dari 2.500 meter.

Mereka berangkat dari Pos I Tanah Aron, Kecamatan Bebandem itu terdiri dari Badan SAR Nasional, BPBD Karangasem, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem, Bali Rescue Denpasar, aparat TNI Karangasem.

Selain itu, petugas juga didukung para relawan dari berbagai lapisan masyarakat di antaranya kelompok bela diri kempo, relawan Bulan Sabit, Relawan Indonesia, masyarakat lokal dan kelompok pemandu pendaki yang juga ikut berpartisipasi.

Meskipun titik asap semakin berkurang namun aparat gabungan tetap disiagakan termasuk dukungan masyarakat yang siap membantu petugas.

"Kami akan tetap memantau setiap 30 menit sekali termasuk menyiagakan petugas hingga kebakaran benar-benar bisa dipadamkan," ujarnya.

Sutirtayasa menambahkan bahwa tim gabungan disamping menggunakan cara manual, juga dilengkapi 10 unit alat pemadam api portable yang dipinjam dari Sekretariat Daerah Kabupaten Karangasem.

(ANT-330/F002)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga