Kamis, 30 Oktober 2014

2.096 KK terancam kekurangan air bersih

| 3.779 Views
id musim kemarau, kekurangan air bersih, kebutuhan air, bantuan air bersih, kabupaten Sleman
2.096 KK terancam kekurangan air bersih
Ilustrasi - Masyarakat menerima bantuan air bersih. (FOTO ANTARA/Anis Efizudin)
persediaan bantuan air bersih di Pemerintah Kabupaten Sleman saat ini tinggal 100 tangki sehingga hanya cukup untuk 10 hari ke depan.
Sleman (ANTARA News) - Sebanyak 2.096 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terancam kekurangan air bersih pada puncak musim kemarau 2012.

"Sebanyak 2.096 kepala keluarga (KK) tersebut tersebar di 79 titik yang berada di 22 dusun dari lima desa yaitu Gayamharjo, Sambirejo, Sumberharjo, Wukirharjo dan sebagian kecil di wilayah Bokoharjo," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman Urip Bahagia, di Sleman, Rabu.

Menurut dia, untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan air bersih tersebut harus dilakukan pasokan air bersih di wilayah tersebut dengan menggunakan mobil tangki.

"Dalam satu hari suplai air bersih di wilayah tersebut rata-rata sembilan sampai 10 tangki per hari," katanya.

Ia mengatakan, persediaan bantuan air bersih di Pemerintah Kabupaten Sleman saat ini tinggal 100 tangki sehingga hanya cukup untuk 10 hari ke depan. Namun sampai saat ini bantuan dari pihak luar masih terus ada, dan saat ini total ada 600 tangki air bersih sehingga diharapkan mampu untuk untuk 60 hari ke depan.

Urip mengatakan, perkiraaan BMKG pada Oktober sudah mulai turun hujan sehingga ancaman kekeringan di Prambanan tidak semakin parah.

"Saat ini kami tengah berupaya mengajukan proposal ke BNPB sebesar Rp7 miliar yang akan digunakan untuk perbaikan jaringan air bersih di Kecamatan Prambanan yang rusak akibat gempa bumi besar 2006," katanya.

Ia berharap dengan pembenahan jaringan air bersih ini kedepan di wilayah Kecamatan Prambanan tidak lagi mengandalkan suplai air ketika memasuki musim kemarau.

"Memang dibutuhkan biaya yang besar untuk perbaikan saluran air di Kecamatan Prambanan ini, karena kerusakan mencapai lebih dari 80 persen dan ada empat pompa air yang harus dioperasionalkan," katanya.

(V001/N002)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga