Kamis, 21 Agustus 2014

Puluhan hektar lahan bawang di Bantul terendam

Kamis, 6 September 2012 14:25 WIB | 3.605 Views
Bantul (ANTARA News) - Puluhan hektar lahan bawang merah dan berbagai sayuran di Dusun Baros, Desa Tirtohargo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terendam air payau.

"Ini sudah terjadi sejak dua minggu lalu, namun awalnya volume air masih sedikit, namun sejak seminggu terakhir volume air semakin banyak," kata petani bawang merah di Dusun Baros, Yanto, di Bantul,  Rabu.

Menurut dia, terendamnya lahan bawang merah ini disebabkan karena penumpukan pasir di muara sungai, sehingga mengakibatkan aliran air tidak sampai ke laut dan meluber hingga menggenangi tanaman di sekitar muara sungai.

Ia mengatakan, sebenarnya peristiwa ini terjadi hampir tiap tahun saat musim kemarau atau sekitar Agustus, namun saat ini lebih parah. Karena meski sudah diantisipasi dengan membuat muara baru namun tidak berhasil.

"Di lahan bawang merah saya belum seberapa, di sebelah selatan sana ada yang lebih parah lagi hingga tergenang dua meter," katanya yang mengaku tergenang dengan ketinggian satu meter pada lahan garapan seluas 1.400 meter persegi.

Berdasarkan pantauan di sekitar lokasi, luapan air juga merendam sejumlah tanaman seperti cabai, sayuran, jagung dan ubi, akibatnya sejumlah petani harus menanam lebih cepat karena khawatir tidak bisa dimanfaatkan.

Tidak hanya itu luapan air sungai di sekitar muara juga menggenangi puluhan hektar lahan palawija di desa Srigading, Kecamatan Sanden, atau sebelah barat desa Tirtohargo. Namun genangan air tidak setinggi di daerah Baros.

Sementara, pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pertanian dann Kehutanan (Dispertahut) Bantul, Yunianti ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan tanggapan karena pihaknya mengaku belum menerima laporan terhadap permasalahan ini.

"Sampai saat ini kami belum menerima laporan langsung, namun kami akan melakukan cek ke lokasi," katanya singkat.

(ANT)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Top News
Baca Juga