Sabtu, 1 November 2014

IHSG BEI terangkat 27,51 poin

| 3.459 Views
id indeks harga saham gabungan, bursa efek indonesia, IHSG BEI, MNC Securities, Edwin Sebayang
IHSG BEI terangkat 27,51 poin
(ANTARA/Fanny Octavianus)
IHSG BEI akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat.
Jakarta (ANTARA News) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan transaksi Kamis sore terangkat 27,51 poin di tengah aksi tunggu investor terhadap pertemuan bank sentral Eropa (ECB).

IHSG BEI ditutup naik 27,51 poin atau 0,67 persen ke posisi 4.102,86, sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 5,75 poin (0,82 persen) ke level 703,53.

"IHSG ditutup menguat di tengah aksi tunggu investor terhadap ECB yang akan mengumumkan rencana pembelian surat utang secara rinci," kata analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, di Jakarta, Kamis.

Selain itu, lanjut dia, pergerakan indeks regional juga dibayangi beberapa data ekonomi di dunia. Data manufaktur dan jasa kawasan Eropa bulan Agustus mengalami kontraksi lebih buruk dari yang diperkirakan, sedangkan data jasa China pada Agustus  lebih lemah dibanding Juli.

Ia mengemukakan, PDB Australia kuartal dua 2012 bertumbuh 0,6 persen dari kuartal sebelumnya lebih rendah dari perkiraan yg sebesar 0,7 persen.

Dari dalam negeri, Purwoko mengatakan, data penjualan mobil nasional Agustus 2012 yang lebih tinggi dari perkiraan menjadi katalis positif buat indeks BEI sebagai indikasi kuatnya daya beli domestik di tengah melemahnya ekonomi global.

Ia memperkirakan, IHSG BEI akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada kisaran 4.080 hingga 4.120 poin di akhir pekan besok (7/9). Beberapa saham yang dapat diperhatikan, Bumi Serpong Damai (BSDE), indocement (INTP), Semen Gresik (SMGR), Bank Rakyat Indonesia (BBRI).

Saham yang mengalami kenaikan Kamis ini, diantaranya Inti Bangun (IBST) naik Rp725 ke Rp3.625, Univeler (UNVR) naik Rp600 ke Rp27.100, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp350 ke Rp38.500.

Adapun saham yang melemah, United Tracktors (UNTR) turun Rp650 ke Rp19.250, Astra Agro (AALI) turun Rp600 ke Rp19.650, Mayora (MYOR) turun Rp450 ke Rp21.800.

Frekuensi transaksi perdagangan saham sebesar 104.088 dengan volume mencapai 3,368 miliar lembar saham senilai Rp3,090 triliun. Tercatat 156 saham menguat, sebanyak 90 saham melemah, sementara 93 saham belum bergerak nilainya atau stagnan.

Bursa regional diantaranya indeks Hang Seng menguat 64,23 poin (0,34 persen) ke level 19.209,30, indeks Nikkei-225 naik 0,75 poin (0,01 persen) ke level 8.680,57, dan Straits Times melemah 6,64 poin (0,22 persen) ke level 2.989,26. (*)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga