Jumat, 24 Oktober 2014

Taman Rimba Jambi tambah koleksi gajah Sumatera

| 4.369 Views
id gajah sumatera, taman rimba jambi, tambah koleksi gajah, kebun binaang, gajah sumatera alfa 10 tahun,
Taman Rimba Jambi tambah koleksi gajah Sumatera
Ilustrasi. Seekor gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus). (FOTO ANTARA/Irwansyah Putra)
Saat ini kandangnya tengah kami bangun dan diperkirakan bisa selesai pada Oktober 2012,"
Jambi (ANTARA News) - Pengelola Kebun Binatang Taman Rimba Jambi berencana akan mendatangkan satu ekor gajah Sumatera berumur 10 tahun yang diberi nama "Alfa" bekerja sama dengan salah satu perusahaan perkebunan di Jambi.

"Saat ini kandangnya tengah kami bangun dan diperkirakan bisa selesai pada Oktober 2012," ujar Kasi Perawatan Kebun Binatang (KB)Taman Rimba Jambi Arif Makhmud kepada wartawan di Jambi, Kamis.

Alfa, gajah Sumatera berjenis kelamin jantan itu sebelumnya dipelihara oleh PT Wira Karya Sakti (WKS), salah satu perusahaan perkebunan di Jambi.

"Saat ini Alfa masih berada di kawasan Kecamatan Sungai Tapak, Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama beberapa ekor gajah lainnya yang dipelihara PT WKS. Jika kandang sudah siap, Alfa siap pindah rumah," katanya.

Sebagian gajah yang dipelihara perusahaan di Jambi merupakan hasil konflik dengan manusia, karena habitat yang semakin menyempit, akhirnya gajah-gajah tersebut dikandangkan.

Kedatangan Alfa di KB Taman Rimba Jambi akan menemani satu ekor koleksi gajah Sumatera berumur 30 tahun yang diberi nama "Yanti".

KB Taman Rimba Jambi merupakan satu-satunya lokasi wisata fauna di Jambi yang dikelola langsung oleh Pemprov Jambi.

Dengan koleksi sekitar 270 satwa, mulai dari reptil, burung dan mamalia, Pemprov Jambi tengah berupaya meningkatkan kebun binatang tersebut sebagai salah satu rekreasi satwa pilihan masyarakat di daerah itu.

Selain harimau Sumatera, habitat hidup gajah Sumatera di Provinsi Jambi juga semakin terancam akibat perburuan ilegal, konflik dengan manusia hingga konsesi hutan secara berlebihan.

(KR-BS/E003)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga