Sabtu, 23 Agustus 2014

Bupati Pasaman terpilih mengikuti pendidikan ke Harvard

Sabtu, 8 September 2012 13:28 WIB | 3.636 Views
Lubuk Sikaping (ANTARA News) - Bupati Pasaman Sumatera Barat Benny Utama bersama 17 kepala daerah lainnya di Indonesia ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) untuk mengikuti pendidikan tata kelola pemerintahan di Harvard University, Amerika Serikat (AS).

"Pendidikan khusus yang diikuti bupati di universitas bergengsi itu akan berlangsung selama satu setengah bulan atau 45 hari," kata Kepala Bagian Hubungan Kemasyarakatan Pemkab Pasaman Budhi Hermawan di Lubuk Sikaping, Sabtu.

Dia mengatakan, keberangkatan bupati untuk pergi ke salah satu perguruan tinggi ternama di dunia itu dijadwalkan pada 14 September 2012, namun sebelum berangkat ke Amerika, bupati sudah harus berada di Jakarta selama beberapa hari untuk melakukan berbagai persiapan dan pembekalan.

Menurut dia, keberhasilan Bupati Pasaman dipilih dalam melaksanakan pendidikan tersebut didukung oleh kearifannya dalam mengelola pemerintahan di Kabupaten Pasaman.

Ia menjelaskan, dari awal kepemimpinannya pada 2010 lalu Benny Utama mulai melakukan reformasi birokrasi di tubuh Pemkab Pasaman yang "gemuk" dengan memangkas 83 jabatan yang dinilai tidak efisien.

Di samping itu, dia juga melakukan upaya efisiensi yang sama dalam memangkas tunjangan daerah bagi para pejabat, pegawai dan guru bersertifikasi, sehingga berujung pada meningkatnya dana masyarakat dan pembangunan melalui APBD Pasaman.

Langkah ini cukup berisiko bagi seorang politik karena bisa menurunkan popularitas di mata pejabat struktural, terutama yang non job akibat kebijakan tersebut.

"Sejumlah terobosan yang cenderung berisiko itu, termasuk memangkas Tunjada guru bersertifikasi terpaksa dilakukan Benny Utama, demi percepatan kesejahteraan rakyat Pasaman secara keseluruhan," kata Budhi.

Ia menyebutkan, berdasarkan langkah tersebut saat ini efeknya bermuara pada peningkatan pembangunan di Kabupaten Pasaman dengan menjalankan berbagai program dan kegiatan.

Di antara program tersebut seperti program pembangunan berbasis nagari (P2BN), pengelolaan beras Pasaman dalam mendukung antisipasi terhadap kelangkaan pangan dan kegiatan pembangunan fisik di sektor pertanian lainnya.

Selain itu, Pemkab Pasaman juga bisa memberikan pendidikan gratis dan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat serta bantuan sosial lainnya, termasuk dalam bidang agama.

"Kondisi ini membuat Mendagri memilih Bupati Pasaman sebagai salah satu kepala daerah dari 497 Bupati/Walikota se-Indonesia untuk mendapat kesempatan pendidikan ke negara adikuasa ini," terang dia.

(KR-MLN)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga