Rabu, 22 Oktober 2014

Konferensi Jagung Internasional dipastikan dihadiri 13 negara

| 2.121 Views
id konferensi jagung internasional, provinsi gorontalo
Jumlah perwakilan negara tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga November mendatang."
Gorontalo (ANTARA News) - Sebanyak 13 negara sudah memastikan akan hadir dalam Konferensi Jagung Internasional atau International Maize Conference (IMC) di Provinsi Gorontalo, pada 22-24 November 2012.

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim di Gorontalo, Senin mengatakan, negara tersebut yakni Mexico, Australia, USA, India, Timor Leste, Korea, Pakistan, Nepal, Iran, Filipina, Bangladesh, Kenya dan Singapura.

Selain itu, perwakilan dari Food and Agriculture Organization (FAO) pun telah memberi kepastian siap hadir dalam IMC tersebut.

"Jumlah perwakilan negara tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga November mendatang," katanya.

Menurut dia, negara-negara yang diundang adalah pengimpor dan penghasil jagung di dunia, mereka akan bertemu di Gorontalo untuk membahas prospek bisnis, teknologi maupun pengembangan jagung.

Selain negara sahabat, IMC juga akan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Sulawesi Utarta, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, NTB, NTT, Sumatera Barat, Aceh dan Kalimantan Timur.

Sementara itu, 100 bupati dan wali kota di Indonesia juga masuk dalam daftar undangan serta para duta besar sejumlah negara.

Wagub menambahkan, IMC juga melibatkan 100 pengusaha lokal maupun luar negeri yang terdiri dari pengusaha makanan, pakan, alsintan, benih, pupuk dan pestisida.

Kegiatan IMC mengambil tema "Maize For Food, Feed and Fuel" dengan sejumlah agenda diantaranya seminar internasional di Hotel Maqna Gorontalo, temu bisnis dan investasi antara gubernur, wali kota serta bupati se-Indonesia serta para Dubes dan pengusaha dalam dan luar negeri.

"Selian itu ada juga pameran nasional Gorontalo Maize Expo 2012 serta gelar teknologi di areal Badan Pusat Informasi Jagung dan show window di Tenilo, Kecamatan Limboto Barat," ungkap Wagub. (D015/S025)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga