Mogadishu (ANTARA News) - Anggota-anggota parlemen Somalia mulai memilih presiden baru, Senin, dalam peristiwa yang disebut PBB sebagai sebuah langkah penting ke arah pemulihan perdamaian di negara yang tidak memiliki pemerintah pusat yang efektif selama dua dasawarsa itu.

Ketua Parlemen Mohamed Osman Jawari, yang dipilih oleh rekan-rekannya pada Agustus, adalah yang pertama memberikan suaranya dalam pemilihan itu, yang diikuti oleh 25 calon, termasuk presiden sementara yang mengakhiri tugas Sharif Sheikh Ahmed, demikian AFP.

(M014)