Kamis, 23 Oktober 2014

Sejumlah saksi dimintai keterangan terkait penangkapan teroris

| 2.055 Views
id teroris solo, penembakan papua, aksi teror, teror solo, teroris ambon, humas polda maluku, AKBP Johanis Huwae
Penyidik Densus 88 sedang mengembangkan penyidikan, makanya sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengungkapkan sejauh mana keterlibatan keenam oknum tersebut,"
Ambon (ANTARA News) - Sejumlah saksi dimintai keterangan terkait penangkapan enam oknum yang diduga terlibat kegiatan teroris di Ambon, Minggu (9/9) malam, kata Kabid Humas Polda Maluku, AKBP Johanis Huwae.

"Penyidik Densus 88 sedang mengembangkan penyidikan, makanya sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengungkapkan sejauh mana keterlibatan keenam oknum tersebut," katanya ketika dikonfirmasi, Selasa.

Hanya saja, Johanis tidak bisa memastikan siapa-siapa yang dimintai keterangan.

"Itu kewenangan penyidik Densus 88, makanya soal jumlah maupun siapa-siapa dimintai keterangan belum diketahui," tandasnya.

Disinggung saksi itu istri dari salah satu oknum diduga teroris yang identitasnya Imran, Johanis menegaskan, pasti demikian.

"Yang jelas hasilnya tunggu penyidik Densus 88 selesai merampungkan penyidikan barulah disampaikan kepada rekan-rekan wartawan," ujar Johanis.

Sebelumnya enam oknum diduga terlibat kegiatan teroris diamankan polisi, Minggu (9/9) malam di sejumlah kawasan di desa Batu Merah, kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

Enam tersangka tersebut adalah S, U, J, A, B dan P ditangkap di kawasan Gunung Malintang, Galunggung dan Kebun Cengkih.

Penangkapan enam tersangka itu juga disertai barang bukti berupa masing - masing satu pucuk senjata api jenis MK-3 dan FNC ( bukan SS-1), tujuh magazine, 3.000 butir peluru, satu granat, satu pelontar granat dan satu buku panduan membuat bom.

Mereka sedang menjalani pemeriksaan intensif di bekas kantor Densus 88 Polda Maluku di kawasan Tantui, kecamatan Sirimau.
(L005/I006)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga