Jumat, 22 Agustus 2014

Miranda Goeltom dituntut empat tahun penjara

Rabu, 12 September 2012 19:13 WIB | 1.992 Views
Miranda Goeltom dituntut empat tahun penjara
Miranda Swaray Goeltom. (ANTARA/Fanny Octavianus)
Jakarta (ANTARA News) - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut empat tahun penjara terhadap Miranda Swaray Goeltom, terdakwa kasus suap cek pelawat anggota DPR RI saat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Periode 2004.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menyuap penyelenggara negara," kata Ketua Jaksa Penuntut Umum (JPU), Supardi, saat pada sidang lanjutan agenda tuntutan terhadap Miranda di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu.

Selain itu, Miranda juga dituntut dikenakan denda sebesar Rp150 juta subsider empat bulan hukuman penjara.

Jaksa penuntut menyampaikan hal yang meringankan bagi Miranda, yakni terdakwa kooperatif menjalani pemeriksaan hingga persidanga, serta belum pernah menjalani hukuman pidana.

Dalam tuntututan tersebut, jaksa juga mengutarakan hal yang memberatkan terdakwa, yaitu perbuatan Miranda merusak kinerja DPR RI dan tidak jujur.

Miranda mengaku mendengarkan tuntutan jaksa, namun banyak hal yang tidak dimengerti, dan pihaknya akan mengajukan pembelaan pada agenda sidang berikutnya.

Miranda didakwa melanggar pasal 5 huruf (1) huruf b dengan ancaman penjara maksimal lima tahun dan pasal 13 dengan ancaman penjara maksimal tiga tahun Undang-undang No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga