Jumat, 1 Agustus 2014

Syeikh Al Azhar imbau pemrotes menahan diri

Minggu, 16 September 2012 02:16 WIB | 3.033 Views
Syeikh Al Azhar imbau pemrotes menahan diri
ilustrasi Presiden Mesir Muhammad Mursi (REUTERS)
Kairo (ANTARA News) - Syeikh Agung Al Azhar, Ahmed Al Tayeb, pada Sabtu kembali mengimbau para pemrotes untuk menahan diri terkait film penistaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad SAW.

"Protes boleh dilakukan untuk mencegah penistaan terhadap agama apa pun, namun harus tetap menahan diri dari tindakan pengrusakan kepentingan umum," kata Syeikh Tayeb kepada wartawan, Sabtu.

Ia mengutuk keras film tersebut dan menyerukan kepada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mewujudkan suatu undang-undang internasional yang melarang tindakan-tindakan penistaan terhadap agama dan kepercayaan umat.

"Penistaan terhadap agama oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab akan terus berlanjut di masa mendatang. Oleh karena itu, PBB hendaknya mewujudkan suatu hukum internasional untuk mencegah penistaan terhadap agama dan kepercayaan masing-masing umat," katanya.

Sementara itu, bentrokan antara pemrotes dan aparat keamanan Mesir masih terus berlangsung di sekitar gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kairo terkait film penistaan terhadap Islam tersebut.

Belasan orang tampak cedera dan digotong ke ambulans dalam bentrokan pada Sabtu (15/9) akibat saling lempar batu dan penembakan gas air mata dan penyemprotan air oleh aparat keamanan untuk upaya pembubaran massa yang marah.

Bentrokan di sekitar Kedubes AS tersebut berlangsung sejak Selasa (11/9) sebagai protes atas sebuah film yang dilansir di AS yang dinilai berisi penistaan terhadap Islam dan menghujat Nabi Muhammad SAW.

Film tersebut menimbulkan kecaman keras dari dunia Islam. Di Libya, Kepala Perwakilan AS dan beberapa stafnya tewas akibat di diserang di Kota Benghazi pada Selasa.

Presiden Mesir Mohamed Moursi yang saat ini berkunjung ke Italia mengirimkan belasungkawa kepada Presiden AS Barack Obama atas meninggalnya Dubes AS di Libya.

Kendati demikian, Presiden Moursi mengutuk keras pembuat film penistaan Islam tersebut.
(M043/Z002)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga