Minggu, 21 September 2014

Pemkab Yapen larang penjualan BBM eceran

Minggu, 16 September 2012 11:09 WIB | 2.348 Views
Pemkab Yapen larang penjualan BBM eceran
ilustrasi penjual Bensin eceran (ANTARA/Noveradika)
Jayapura (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen akan melakukan pelarangan penjualan BBM eceran yang saat ini marak dilakukan masyarakat, sehingga menyebabkan persediaan di SPBU cepat habis.

Bupati Kep. Yapen Tonny Tesar kepada ANTARA di Serui, mengatakan, larangan itu akan diperkuat dengan peraturan daerah (perda), mengingat jatah BBM yang ada selain untuk Kabupaten Kep. Yapen sendiri, juga melayani kebutuhan masyarakat di Kab. Waropen dan Kab. Mamberamo Raya.

Dikatakannya, pelarangan penjualan BBM itu terpaksa dilakukan karena bila tidak maka masyarakat akan semakin kesulitan memperoleh BBM, dan kalaupun ada harganya melonjak.

Pemkab Yapen juga akan melakukan evaluasi tentang kebutuhan BBM baik untuk Kab. Yapen maupun kabupaten baru hasil pemekaran yang masyarakatnya lebih memilih untuk membeli BBM di Serui, ibukota Kabupaten Kep. Yapen.

Menurut dia, sudah saatnya pemerintah menaikkan jumlah kouta BBM untuk daerahnya, karena BBM itu juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kabupaten di sekitarnya.

"Kami akan berupaya meminta penambahan kouta setelah selesai melakukan perhitungan ulang kebutuhan akan BBM baik di Kep. Yapen maupun di kabupaten di sekitarnya," kata Tonny Tesar yang sebelumnya adalah anggota DPD RI.

Penyerapan BBM lebih banyak untuk operasional perahu motor yang menjadi transportasi utama bagi masyarakat karena mereka sebagian besar bermukim di pulau-pulau di kawasan itu.

Saat ini harga BBM khususnya bensin eceran berkisar Rp10.000 hingga Rp 15.000/liter, namun bila persediaan menipis harga bisa melonjak lebih tinggi lagi.

(E006)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga