Kamis, 2 Oktober 2014

Bupati: 2014 Kampar bebas kemiskinan

Minggu, 16 September 2012 16:52 WIB | 2.358 Views
Bupati: 2014 Kampar bebas kemiskinan
Jefry Noer (ANTARA/FB Anggoro)
BATAM (ANTARA News)- Bupati Kampar H Jefry Noer meyakini pada akhir 2014 Kabupaten Kampar terbebas dari kemiskinan, sesuai rencana program pemerintah daerah men-zero-kan kemiskinan,dan pengangguran serta rumah kumuh.

"Salah satu grand design yang dirancang adalah memberikan pelatihan kepada petani sekaligus memberikan pinjaman modal,"demikian Jefry Noer pada acara Halal Bi Halal warga Kampar yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Kampar (IKK) Batam, Minggu (16/9) di Ball Room Hotel Golden View,Batam.

Hadir dalam acara itu, Wakil Walikota Batam Rudi SE MM, Sekdako Batam Agussaiman dan sejumlah pejabat Pemko Batam lainnya asal Kampar,Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT,Sekdako Pekanbaru Yuzamri Yakub.

Pejabat Kampar yang hadir, Drs Azwan MSi, Sekdakab Kampar, dua Wakil Ketua DPRD Kampar Hj Eva Yuliana dan Yurjani Moga bersama anggota, Ilyas HU, Kepala Dinas Kesehatan Herlyn Ramola, Kepala dinas Pendapatan Daerah Kholidah, Kabag Humas Amri Yudo, Kabag Keuangan Zamzami, Kabag Perlengkapan Indra Pomi.

"Bagi sebagian orang kalimat zero kemiskinan di Kampar terdengar bombastis, tidak realistis bahkan arogan,namun saya yakin dengan komitmen, kerja keras dan totalitas dalam bekerja hal ini akan terwujud dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama yakni akhir 2014,"kata dia.

Menurut dia,konsep zero kemiskinan untuk masyarakat Kampar bukan sekedar angan-angan,konsepnya merupakan gagasan yang telah dikaji secara komprehensif dengan pertimbangan berbagai aspek dan dimensi. Mulai dari rumusan perencanaan, implementasi hingga dampaknya bagi masyarakat luas.

"Kita memiliki potensi yang sangat besar terutama dari Sumber Daya Alam yang berlimpah, ketersediaan lahan yang luas dan untuk pemberdayaan Sumber Daya Manusia yang tinggi.

Oleh karena itu saya sangat yakin dan percaya pada tahun 2014 masyarakat Kampar akan bebas kemiskinan dan pengangguran tapi syaratnya cuma satu jangan malas,"demikian jelasnya

Sebagai bukti, berdasarkan data saat ini lebih dari 70 persen Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kampar berasal dari sektor pertambangan, pertanian, perkebunan, kehutanan dan perikanan.

Selain itu dari 750 ribu jiwa jumlah penduduk Kampar, sekitar 400 ribu merupakan usia produktif dan memiliki sekitar 288 ribu angkatan kerja.

Program itu telah dibuat da dilaksanakan di Kampar yakni membuat perkampungan teknologi, kecamatan mandiri energi, Waserda di setiap desa dan tentunya sekolah unggulan terpadu yang dikonsep dengan pengembangan jiwa kewirausahaan,"adalagi yang teranyar adalah peningkatan ekonomi masyarakat yang berbasis koperasi,"sebutnya.

 (KR-NTY)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga