Minggu, 26 Oktober 2014

Amerika Serikat tetap tarik pasukan dari Afghanistan

| 3.851 Views
id pasukan nato, pasukan as, pasukan di afghanistan, penarikan pasukan
Amerika Serikat tetap tarik pasukan dari Afghanistan
Seorang tentara AD AS dari Batalion Pasukan Khusus PSD 3/1AD melakukan tos dengan seorang anak Afghan saat melakukan patroli di Pul-e Alam, sebuah kota di provinsi Logar, wilayah timur Afghanistan, Senin (28/11). (REUTERS/Umit Bektas)
... sekarang saatnya meredakan perang itu...
Washington (ANTARA News) - Gedung Putih, Rabu, segera menolak seruan tiga senator utama mengenai penghentian penarikan pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan sesudah serangkaian serangan orang dalam terhadap pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Anggota partai Republiken, John McCain, dan Lindsey Graham, serta senator mandiri, Joe Lieberman, menyerukan jeda strategis untuk menilai kerusakan serangan pejuang Afghanistan, dengan memperingatkan Amerika Serikat tidak dapat menerima keterburu-buruan untuk kegagalan di Afghanistan.

"Dalam tiga tahun belakangan, pemerintah berulangkali mengirim pasukan kurang dari saran komandan kita dan sekarang menguranginya dalam jumlah lebih besar dan lebih cepat dari yang diminta komandan kita," kata pernyataan para senator tersebut.

NATO pada Selasa menyatakan mengurangi gerakan bersama pasukan Afghanistan setelah sejumlah bersejarah tentara Barat ditembak mati "rekan setempat" mereka.

Ke-33.000 tentara tambahan, yang dikirim ke Afghanistan sebagai bagian dari siasat presiden pada Desember 2009, dijadwalkan pulang pada akhir bulan ini.

Keputusan tentang kecepatan penarikan mendatang sesuai dengan tenggat 2014 dalam menyerahkan kendali seluruh negara itu ke pasukan Afghanistan ditunda.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menyatakan, penarikan pasukan Amerika Serikat dari Afghanistan akan sesuai dengan keadaan lapangan. "Kami percaya keadaan itu sekarang cukup mengkhawatirkan untuk membenarkan penghentian segera penarikan pasukan Amerika Serikat pada saat ini," kata pernyataan tersebut.

Tapi, juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, menyatakan pemerintahan Obama tidak setuju.

"Presiden percaya bahwa sangat penting melanjutkan peralihan ke kepemimpinan keamanan Afghanistan, bahwa sesudah lebih dari satu dasawarsa perang di Afghanistan, sekarang saatnya meredakan perang itu dan secara bertahap mengalihkan tanggungjawab keamanan kepada rakyat Afghanistan," katanya.

Siasat pimpinan Amerika Serikat membendung perlawanan Taliban melibatkan tahapan penarikan pasukan Barat dan pelatihan pasukan Afghanistan, yang akan menggantikan mereka. Rencananya, Afghanistan bertanggungjawab atas keamanan mereka pada akhir 2014.

Carney menyatakan serangan terhadap tentara NATO oleh tentara Afghanistan adalah masalah sangat memrihatinkan. "Tindakan diambil untuk melindungi terhadap serangan seperti itu, tapi tidak mengubah tugas," katanya.


(B002/Z002)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga