Jumat, 25 Juli 2014

RS Krakatau rawat 79 korban kapal tenggelam

Rabu, 26 September 2012 16:27 WIB | 2.840 Views
RS Krakatau rawat 79 korban kapal tenggelam
Ratusan penumpang kapal feri yang selamat, beristirahat di ruang tunggu Pelabuhan Bakauheni Lampung, Rabu (26/9). Data sementara dari PT ASDP Indonesia Ferry sebanyak 215 penumpang dinyatakan selamat dan 8 tewas dalam insiden tenggelamnya KMP Bahuga Jaya. Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Merak, Banten, itu tenggelam akibat bertabrakan dengan sebuah kapal tanker di sekitar Pulau Rimau atau 4 mil dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 05.20 WIB. (ANTARA/Kristian Ali)
Cilegon (ANTARA News) - Rumah Sakit Krakatau Cilegon, Banten, merawat 79 korban kecelakaan kapal KMP Bahuga Jaya yang tenggelam setelah bertabrakan dengan Kargo Norgas Chatinka Rabu pukul 04.50 WIB di perairan Selat Sunda.

"Dari 79 pasien itu di antaranya satu orang dinyatakan meninggal dunia atas nama Sri Nuraini (35) warga Batu Gajah Pamulang, Kota Tangerang Selatan," kata Kepala Bagian Humas Rumah Sakit Krakatau Medika, Agus Yedi, Rabu.

Ia mengatakan, sebagian besar korban yang dirawat di RS Krakatau Medika sudah kembali melanjutkan perjalanan, karena mereka mengalami luka-luka ringan.

Saat ini, pasien yang masih mendapat perawatan medis 14 orang dan seorang masih dalam observasi petugas.

Pasien tersebut kondisi tubuhnya cukup parah kemungkinan mereka terkena benturan keras. Namun, kata dia, pihaknya bekerja keras untuk menyelamatkan nyawa korban.

Suryadi, seorang penumpang yang selamat mengatakan, begitu KMP Bahuga Jaya bertabrakan dengan kapal Kargo Norgas Chatinka, ia langsung terjun ke laut dengan menggunakan pelampung bersama penumpang lainya hingga mendapat pertolongan dari kapal lain.

"Kami hanya luka ringan dan kami hari ini kembali lagi ke Lampung," katanya.

Kepala Adpel Banten Baptis Sugiarto mengatakan, pihaknya masih memeriksa nahkoda kapal Bahuga Jaya untuk mengetahui kronologis tabrakan tersebut.

"Kami masih mendalami pemeriksaan nahkoda atas musibah kecelakaan laut itu," katanya.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga