Kamis, 2 Oktober 2014

BEI minta manajemen BUMI gelar paparan publik

Kamis, 27 September 2012 15:14 WIB | 1.465 Views
BEI minta manajemen BUMI gelar paparan publik
Direktur Pengawasan BEI Uriep Budhi Prasetyo. (ANTARA)
Dalam hal ini kita selalu berkoordinasi dengan Bapepam-LK
Jakarta (ANTARA News) - Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta kepada manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) untuk menggelar paparan publik untuk menyampaikan antara lain tentang kinerja laporan keuangan perseroan periode 2011.

"Hari ini BEI kembali mengirim surat ke BUMI untuk melakukan `public expose` (PE) pada tanggal 2 Oktober nanti. Beberapa poin harus di jelaskan dalam paparan publik itu," ujar Direktur Pengawasan BEI Uriep Budhi Prasetyo di Jakarta, Kamis.

Setelah melakukan paparan publik, dikatakan dia, hasil PE harus dilaporkan ke pihak Bursa serta Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).

"Dalam hal ini kita selalu berkoordinasi dengan Bapepam-LK," ucap dia.

Ia mengemukakan, beberapa poin yang wajib disampaikan, yakni pihak BUMI wajib menjelaskan laporan keuangannya periode 2011 atas tuduhan penyimpangan dana oleh induk usahanya yakni Bumi Plc.

Kemudian, lanjut dia, penjelasan utang perseroan. Lalu, penjelasan terhadap pemberitaan media beberapa hari terakhir ini, dan yang terakhir penjelasan penurunan peringkatnya oleh lembaga pemeringkat Standard & Poor`s (S&P).

"Kalau dari penjelasan BUMI sudah cukup, maka selesai. Tetapi jika memang masih belum `clear` maka akan kita panggil. Kemarin itu mereka mengatakan belum terima info apapun dari Bumi Plc," kata dia.

Sebelumnya, Plt Ketua Bapepam-LK Ngalim Sawega mengatakan, jika kisruh antara Bumi Plc dengan PT Bumi Resources Tbk tidak ditemukan transaksi material atas dugaan penyimpangan kinerja keuangan dan operasi di anak usahanya itu maka tidak dilanjutkan penelusuran.

"Kita `domain` di pasar modal. Kalau tidak ada, kita tidak masuk. Namun kalau akibat kisruh itu mengakibatkan kerugian khalayak ramai, Bapepam-LK akan masuk. Kalau (transaksi) material harus di-disclose. Kalau ternyata tidak ada penyimpangan, tidak usah," kata dia.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga