Selasa, 21 Oktober 2014

Rumah panggung Woloan Tomohon dipesan hingga Dubai

| 4.536 Views
id rumah panggung woloan, tomohon, kerajinan, ekspor kerajinan
Rumah panggung Woloan Tomohon dipesan hingga Dubai
TOMOHON, 19/5 - RUMAH TRADISIONAL. Seorang perajin mengerjakan pembuatan rumah panggung tradisional Minahasa, di kawasan Woloan, Tomohon, Sulawesi Utara. Menurut para perajin, biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan satu unit rumah panggung tradisional berkisar antara Rp30 juta hingga Rp.300 juta(ANTARA/Ismar Patrizki)
Baru-baru ini ada sekitar 10 unit rumah panggung yang dipasarkan di Dubai."
Manado (ANTARA News) - Produksi perajin rumah panggung berbahan dasar kayu di Kelurahan Woloan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, tembus pasar Dubai, Uni Emirat Arab, serta beberapa negara di kawasan Asia Tenggara.

"Baru-baru ini ada sekitar 10 unit rumah panggung yang dipasarkan di Dubai. Ini pertanda bahwa produksi rumah panggung Woloan sangat prospektif di luar negeri," kata Hen Kopalit, salah satu perajin rumah panggung, di Tomohon.

Dia mengatakan, harga satu unit rumah panggung di pasar luar negeri hampir dua kali lipat, dibanding dengan harga yang dipatok di Kota Manado, karena dibebani berbagai biaya perizinan serta mobilisasi ke negara tujuan.

Dia menjelaskan, harga satu unit rumah panggung, yang memiliki satu kamar berukuran enam kali enam setengah meter, biasanya dihargai sekitar Rp40 juta hingga Rp45 juta.

Sementara itu, untuk ukuran dua ruang kamar tidur ditambah dengan ruang tamu untuk pasar lokal dihargai sekitar Rp75 juta hingga 80 juta.

"Biasanya pemesan melihat lebih dulu bentuk atau motif yang diinginkannya. Selanjutnya para perajin mulai menyelesaikan pembangunannya kira-kira satu bulan untuk setiap unit," kata dia.

Selain menembus pasar Timur Tengah, dia mengatakan, produksi rumah panggung juga menembus pasar Asia Tenggara seperti Malaysia dan Filipina.

Dia menambahkan, harga yang dipatok juga bervariasi, namun tidak semahal dengan harga pada saat dipasarkan ke Dubai, sementara untuk pasar lokal Indonesia, sudah menyebar hampir ke seluruh provinsi.

"Memang kadang-kadang perijinan yang jadi kendala. Ke depan mudah-mudahan perlu diringankan sehingga akan semakin banyak lagi produksi rumah panggung khas Kota Tomohon yang dipasarkan ke luar negeri, maupun semua provinsi di Indonesia," kata dia.

(ANT-305)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga