Selasa, 21 Oktober 2014

Novi Amalia terancam dikenai pasal berlapis

| 26.624 Views
id novi amalia, pengendara mobil jazz, penabrak tujuh orang, kecelakaan hayam wuruk
Novi Amalia terancam dikenai pasal berlapis
Tersangka penabrak tujuh orang yang diduga mabuk narkoba jenis ekstasi yang juga seorang model sebuah majalah, Novi Amalia (tengah), digiring petugas menuju mobil untuk kemudian diperiksa ke Psikiater RS Polri Kramat Jati di Polsek Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (12/10). Menurut keterangan pihak yang berwajib tersangka Novi Amalia diduga mengalami ganguan jiwa dan akan akan diperiksa lebih lanjut. (FOTO ANTARA/Zabur Karuru)
Akan dites kejiwaannya di RS Kramatjati
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Rahmat Dahlizar, mengatakan bahwa pengemudi Honda Jazz yang menabrak tujuh orang di Jalan Hayam Wuruk, Kamis sore, bisa dikenai pasal berlapis.

Novi Amalia (25), warga Penjaringan, Jakarta Utara, pengemudi Honda Jazz B 1864 POP bisa dikenai Pasal 310 ayat 2 KUHP tentang Kelalaian Mengakibatkan Korban Luka Ringan, Pasal 283 KUHP tentang Tidak Bisa Mengendalikan Kendaraan, dan Pasal 312 tentang tabrak lari.

"Hukuman maksimalnya tiga tahun penjara," ujar kata Rahmat Dahlizar di Jakarta, Jumat.

Selain itu, polisi juga akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk para korban. "Ada dua anggota polisi lalu lintas tertabrak, hanya mengalami luka ringan. Hari ini kami akan koordinasi dengan Polsek Metro Taman Sari," kata Rahmat Dahlizar.

Kepala Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Rahmat Dalizar, mengatakan, mobil yang dikendarai Novi awalnya melaju dari arah Hayam Wuruk-Harmoni. Laju mobil normal.

Sesampai di Traffic Light Ketapang, persis sebelah Gajah Mada Plaza, mobil tersebut belok kanan. Memutar ke arah Kota. Di situlah rentetan kecelakaan dimulai.

"Sampai di jembatan, ada tukang kopi dan siomai di pinggir jalan, entah kenapa disenggol hingga terjatuh," kata Rahmat.

Meski menyenggol sejumlah orang, Novi tak menghentikan laju mobilnya. Bahkan, dia mengabaikan peringatan seorang anggota Polisi Lalu Lintas, Aiptu Sugiyanto, yang berusaha menghentikannya.

Bukannya berhenti, mobil itu malah menyasar polisi itu. "Peringatan tidak diindahkan, malah anggota kami kakinya terlindas," ujar Rahmat.

Setelah itu, mobil itu kemudian menabrak dua motor dan sebuah mikrolet. Saat itu, ada anggota polisi lain, Aiptu Suyatmo, melintas. Dia kemudian mengejar mobil Novi itu. Baru di daerah Olimo, Jakarta Barat, Novi bisa diamankan.

Beruntung, warga yang tahu peristiwa itu tidak bertindak anarkis setelah tahu pengendara mobil itu adalah seorang perempuan dan hanya mengenakan bra dan celana dalam. Massa hanya merusak mobil.

Sementara itu menurut anggota polisi yang tidak mau disebutkan namanya, rencananya setelah diperiksa oleh penyidik, Novi akan dibawa ke psikiater.

"Akan dites kejiwaannya di RS Kramatjati," kata petugas.

(ANT-009)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga