Jumat, 1 Agustus 2014

Warga Solok diimbau waspada curah hujan tinggi

Sabtu, 13 Oktober 2012 13:04 WIB | 2.194 Views
Warga Solok diimbau waspada curah hujan tinggi
Ilustrasi curah hujan tinggi (FOTO ANTARA/Andika Wahyu)
Arosuka, Sumbar (ANTARA News) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya curah hujan di daerah itu.

"Tidak ada yang bisa mengetahui kapan bencana terjadi, karena itu kita harus waspada sehingga bisa menyelamatkan diri jika suatu waktu bencana datang," kata kepala BPBD Kabupaten Solok Abdul Manan di Arosuka, Sabtu.

Dia mengatakan, beberapa waktu belakangan intensitas curah hujan di daerah itu cukup tinggi dan dikhawatirkan akan dapat memicu terjadinya longsor, pohon tumbang, dan banjir.

Dia menjelaskan, Kabupaten Solok merupakan daerah rawan terjadinya bencana karena secara geografis daerah tersebut terletak di kawasan hutan, perbukitan, gunung, dan juga memiliki aliran sungai.

"Pada intinya tidak ada yang perlu ditakuti karena semuanya sudah diatur Yang Maha Kuasa, namun kita harus waspada dan berupaya menghindari bencana," ujarnya.

Terkait hal itu BPBD telah melakukan sosialisasi tentang pemahaman siaga bencana kepada masyarakat di tiap nagari atau desa adat pada beberapa waktu lalu.

"Tujuannya adalah agar seluruh masyarakat paham tentang menghadapi bencana, seperti cara menyelamatkan diri ketika suatu waktu bencana datang, dan juga cara membantu orang lain," katanya.

Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada pelajar mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Kalau pelajar sudah mengetahui cara menyelamatkan diri ketika terjadi bencana, setidaknya mereka juga bisa memberikan pengetahuan tersebut kepada keluarganya," katanya.

Dia menyatakan, pada intinya teori dalam siaga bencana adalah tidak boleh panik ketika bencana datang, dan berupaya mencari tempat yang aman untuk menyelamatkan diri, keluarga, dan tetangga.

"Kalau bencana datang kita sudah panik, bagaimana kita bisa menyelamatkan diri atau keluarga," katanya.

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga